PT Pos Indonesia Bantah Isu Dirut Mundur Akibat Gaji Terlambat

0
262cfa959c4d67d09541a466e50b6259

Direktur Utama Daud Joseph meninjau kargo haji sebelum mengundurkan diri (Foto: Humas Pos Indonesia)

El John News, Jakarta-PT Pos Indonesia (Persero) membantah kabar yang mengaitkan pengunduran diri Direktur Utama Daud Joseph dengan isu keterlambatan pembayaran gaji kepada puluhan ribu karyawan dan pensiunan perusahaan.

Corporate Secretary PT Pos Indonesia, Iwan Gunawan, menegaskan informasi yang beredar di masyarakat tersebut tidak benar. Menurutnya, tidak ada hubungan antara keputusan Daud Joseph mundur dari jabatannya dengan isu pembayaran gaji.

“Tidak ada (kaitannya pengunduran diri Dirut Daud Joseph dengan kabar soal keterlambatan pembayaran gaji),” ujar Iwan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (2/7).

Iwan juga memastikan kabar mengenai keterlambatan pembayaran gaji bagi sekitar 32 ribu karyawan dan pensiunan merupakan informasi yang tidak sesuai fakta.

“Informasi yang beredar tentang keterlambatan pembayaran gaji karyawan dan pensiunan tidak benar adanya,” sambungnya.

Menurut Iwan, seluruh hak karyawan maupun pensiunan telah dibayarkan tepat waktu sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan perusahaan.

“Tanggal 1 Juli, seluruh karyawan dan pensiunan tetap menerima gaji sebagaimana biasanya,” ujar Iwan.

Sementara itu, PT Pos Indonesia mengonfirmasi Daud Joseph telah mengajukan pengunduran diri dari jabatan Direktur Utama pada Kamis, 2 Juli 2026. Perseroan menyebut keputusan tersebut sepenuhnya merupakan pilihan pribadi yang bersangkutan.

“PT Pos Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa Direktur Utama Daud Joseph telah menyampaikan permintaan pengunduran diri dari jabatannya pada tanggal 2 Juli 2026. Alasan pengunduran diri adalah murni dari keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan,” ujar Iwan.

Perseroan menyampaikan penghormatan atas keputusan tersebut sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Daud Joseph selama memimpin perusahaan.

PT Pos Indonesia juga memastikan proses pergantian kepemimpinan akan dilaksanakan sesuai ketentuan tata kelola perusahaan yang berlaku. Selama masa transisi, seluruh aktivitas operasional dipastikan tetap berjalan normal tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat maupun para pemangku kepentingan.

“Selama proses tersebut berlangsung, PT Pos Indonesia memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dan tidak mengganggu proses layanan kepada seluruh stakeholder,” ujarnya.

Sebagai perusahaan yang berada di bawah naungan Danantara, PT Pos Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan amanah pemegang saham, memperkuat kinerja perusahaan, serta melanjutkan berbagai agenda transformasi yang telah direncanakan.

“PT Pos Indonesia menegaskan bahwa saat ini kondisi operasional tetap berjalan lancar dan baik. Seluruh pelaksanaan program transformasi dan agenda strategis Perusahaan terus berjalan sesuai rencana Perusahaan,” jelasnya.

Sebelum dipercaya memimpin PT Pos Indonesia pada Maret 2026, Daud Joseph menjabat sebagai Direktur Operasional dan Keselamatan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Penunjukannya sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia dilakukan berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham Nomor 168 Tahun 2026/SK.065/DI-DAM/DO/2026 tertanggal 11 Maret 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *