Kementerian PUPR Optimis Target Sejuta Rumah Murah Akan Tercapai

0
jokowi-resmikan-rumahmurah-inapex

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR, Rido Matari Ichwan menjelaskan, dalam dua tahun ini capaian pembangunan dalam program sejuta rumah terus meningkat. Misalnya saja, pada 2015, yang hanya terbangun 699.770 unit, dan 2016, meningkat menjadi 805.149 unit.

Dengan adanya peningkatan itu, ia pun optimistis dan berharap pada tahun ini, pemerintah dengan bekerja sama bersama pengembang dapat mencapai target pembangunan sejuta rumah.

“Kami berharap, capaian 2017 ini meningkat lagi menjadi satu juta unit, setidak-tidaknya ada 712.987 unit untuk MBR dan 288.013 bagi non MBR,” kata dia di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Peran pengembang, kata dia, merupakan komponen yang sangat penting dalam tercapainya pembangunan sejuta rumah. Salah satunya adalah peran dan komitmen dari asosiasi Real Estat Indonesia (REI) yang selalu berkontribusi dalam program sejuta rumah.

“REI yang dalam kepengurusan baru ini akan lebih memberikan perhatian terhadap MBR. Seperti pada tahun ini targetnya (pembangunan rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah/MBR) naik terus dibanding tahun sebelumnya,” kata dia.

Program sejuta rumah pun diharapkannya dapat menyelesaikan persoalan kurangnya ketersediaan rumah dengan peningkatan kebutuhan rumah yang terus naik setiap tahunnya. Peran perbankan, dan sejumlah pengembang juga, menurutnya penting untuk terus mendorong tujuan pemerintah tersebut.

“Agar terwujud penyediaan rumah, baik bagi MBR maupun non MBR,” tutur dia.

Pada Kamis, 4 April lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan Perumahan Villa Kencana Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ada sebanyak 4734 unit rumah dibangun di atas lahan seluas 105 hektare tersebut.

Rumah tapak yang ditawarkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah tersebut memiliki tipe 25/60 dengan harga berkisar Rp112 juta-Rp141 juta. Adapun cicilan per bulannya berkisar Rp750 ribu hingga Rp900 ribu per bulan.

Pemerintah pun memberikan bantuan uang muka senilai Rp4 juta/unit untuk tahun pertama. Bantuan tersebut diberikan antara lain untuk biaya administrasi dan biaya balik nama.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *