Kementerian Pariwisata Akan Mendukung Pengembangan Homestay di NTT
Kementerian Pariwisata akan terus membantu pengembangan ratusan homestay di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Homestay yang direncanakan akan tersebar di tiga pulau utama NTT yaitu Sumba, Flores dan Timor.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT yaitu Marius Ardu Jelamu menjelaskan terkait rencana pengembangan homestay tersebut diumumkan ketika Menteri Pariwisata Arief Yahya sedang mengisi acara launching event parade 1.001 kuda dan kegiatan lain pekan lalu.
“Jumlah homestay di NTT yang terdata di Pulau Flores yakni sekitar 400 lebih. Saat ini Dinas Pariwisata Provinsi NTT masih mendata homestay yang ada di Pulau Timor dan Sumba. Setelah itu akan kita usulkan ke Kementerian Pariwisata,” jelas Marius.
Marius juga menambahkan terkait dukungan bantuan pengembangan yang diberikan Kementerian Pariwisata adalah semacam tambahan peralatan pendukung dan juga penataan untuk homestay. Kementerian Pariwisata melihat bahwa homestay yang ada di NTT saat ini belum tertata dengan baik dan memenuhi standar pariwisata sehingga harus segera dibenahi.
Lanjut Marius terkait janji Kementerian Pariwisata adalah akan membantu pengembangan sejumlah desa wisata yang ada di NTT.
“Kita masih lakukan identifikasi terhadap desa-desa wisata yang akan dikembangkan oleh Kementerian Pariwisata,” kata Marius.
Pasca launching event tersebut, Menteri Pariwisata memberi apresiasi terhadap Pemprov NTT yang proaktif dalam pengembangan sektor pariwisatanya dan berimplikasi pada naiknya kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke NTT naik hingga 100 persen.
“Waktu itu beliau (Menteri Pariwisata) sempat memberi peringatan terhadap Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTT) bahwa sewaktu waktu NTB bisa dilampaui oleh NTT,” tukas Marius.
