Menpar Proyeksikan Tahun 2019 Peringkat Pariwisata Indonesia Tembus ke Angka 30
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya merasa bangga dengan peringkat Pariwisata Indonesia yang melesat naik 8 peringkat, dari peringkat ke 50 di tahun 2015 kini bertengger di posisi 42 pada tahun ini. Prestasi yang cukup memuaskan ditengah persaingan yang ketat antara negara lain dalam mempromosikan destinasi wisatanya.
Dari tahun ke tahun peringkat Indonesia selalu merangkang naik seperti tahun 2013 yang bertengger di posisi 70, kemudian pada tahun 2015, peringkat Indonesia naik di angka 50. Prestasi ini cukup membanggakan, pasalnya saingan terdekat yakni Malaysia justru turun 2 peringkat di posisi 26. Singapura juga turun 2 peringkat dan Thailand naik hanya 1 peringkat di papan 34. Pekerjaan besar justru berawal dari sini, berawal dari akhir.
Perolehan nilai ini dipotret oleh Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) 2017, dan dikeluarkan secara resmi oleh World Economic Forum (WEF)
Melihat tradisi kenaikan peringkat ini, Menpar langsung memproyeksikan peringkat Indonesia ditahun 2019 mendatang diharapkan dapat naik 12 peringkat di posisi 30. “Jika angka itu tercapai, maka pariwisata Indonesia betul-betul diperhitungkan di level dunia. Indonesia menjadi destinasi penting dunia dan pariwisata menjadi industri strategis yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Saat ini 10 besar itu urutannya adalah Spanyol, Prancis, Jerman, Jepang, Inggris, Amerika Serikat, Australia, Italia, Kanada, dan Swiss,”ujar Menpar dalam CEO message.
Namun Menpar mengakui posisi 30 belum cukup seksi untuk menarik wisatawan mancanegara datang ke Indonesia. Menpar juga mengaku posisi 30 belum menjadi penduduk dunia untuk ke Indonesia, kecuali bisa tembus ke 10 besar. Untuk mencapai 10 besar butuh sinergitas yang mesra antar kementerian, lembaga, dan Pemda yang dikemas kedalam Indonesia Incorporated.
Bendera Indonesia Incorporated selalu berkibar di setiap kegiatan Kementerian Pariwisata. Salah satunya di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepariwisataan ke-II tahun 2017 di Hotel Bidakara yang belum lama digelar. Rakornas ke II ini mengambil tema Indonesia Incorporated: 20.000 Homestay Desa Wisata Tahun 2017. Di Rakornas ini sejumlah kementerian terkait memaparkan ide dan gagasannya untuk mencapai target 20.000 Homestay Desa Wisata. Hal ini menunjukan adanya sinergitas antara Kemenpar dengan Kementerian terkait. Kita berharap Indonesia Incorporated yang dicanangkan Menpar dapat berjalan mulus sehingga Pariwisata Indonesia dapat menjadi Juara.