Ini Bahaya Yang Ditimbulkan Jika Terlalu Kenyang Saat Buka Puasa
Saking laparnya karena puasa selama lebih 12 jam, seringkali kita jadi melahap apa pun saat berbuka puasa. Tak jarang waktu berbuka puasa dijadikan ajang balas dendam dengan mengonsumsi banyak makanan dalam waktu singkat. Belum lagi hidangan buka puasa yang disantap bervariasi tanpa memikirkan kandungan yang ada di dalam hidangan tersebut, seperti makanan pedas, makanan kental akan santan, gorengan dan minuman es atau minuman dingin.
Kebiasaan seperti ini tentunya dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada tubuh kita. Oleh sebab itu, penting sekali untuk mengatur asupan makanan saat sahur maupun berbuka. Tak perlu berlebih. Ketika berpuasa, sebetulnya banyak sekali manfaat kesehatan yang didapat bila dijalani dengan pola makan yang sehat.
Apa saja sih bahaya yang dapat ditimbulkan bila terlalu banyak makan saat berbuka puasa?
- Gangguan Pencernaan
Saat berpuasa, lambung berada dalam keadaan “tidur”. Jika saat berbuka puasa, Anda langsung melahap makanan berat atau dalam porsi besar, maka lambung akan merasa kaget sehingga tak jarang menimbulkan keluhan kembung, nyeri perut, mual dan muntah.
Untuk menghindarinya, sebaiknya konsumsi makanan ringan terlebih dahulu saat berbuka puasa, seperti kurma dan air putih atau jus buah. Makan berat paling cepat setelah salat Maghrib atau sebaiknya dua jam setelah berbuka. Sebaiknya juga, hindari langsung meminum air dalam jumlah banyak karena dapat menyebabkan perut kembung.
- Lemas dan Mengantuk
Mengonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung karbohidrat dapat membuat tubuh merasa lemas dan cenderung mengantuk sehabis makan. Padahal, sehabis berbuka puasa di bulan Ramadan ada salat tarawih yang sangat sayang jika ditinggalkan.
3. Sebabkan gangguan mental
Makan terlalu berlebihan atau kenyang bukan hanya menimbulkan efek negatif terhadap gangguan fisik namun juga menyebabkan gangguan mental. Berat badan yang naik drastis dan sulit menjalankan salat tarawi gara-gara mual akibat makan terlalu berlebihan bisa menurunkan kepercayaa diri dan minder yang ujung-ujungnya mendorong mental Anda ke arah depresi.
4. Tubuh Menjadi Lebih Gemuk
Tak jarang saat bulan puasa, ada orang yang mengalami kenaikan berat badan. Padahal sebenarnya, saat bulan Ramadan kita dapat mengatur pola makan sehat dengan benar, sehingga berat badan dapat turun dengan sendirinya akibat terpakainya cadangan lemak saat puasa. Sayangnya, saat berbuka puasa banyak orang yang memilih berbuka dengan makanan tinggi kalori, sehingga berat badan cenderung meningkat.
Makanan saat bulan Ramadan tak harus berlebih. Jangan jadikan waktu berbuka sebagai ajang balas dendam untuk mengonsumsi “makanan enak”. Berbuka puasalah dengan perlahan, awali dengan tiga buah kurma dan satu gelas air putih atau jus buah, lalu selanjutnya boleh dilanjutkan dengan makan malam yang tentunya dalam porsi yang tidak berlebih.Jangan lupa untuk meminum air setidaknya 8-12 gelas per hari di antara waktu berbuka puasa hingga sahur. Selamat berpuasa!
