Gubernur Pramono Resmikan IPA Buaran III, Targetkan Air Bersih Jakarta 100 Persen pada 2029

0
siaranpers_pemprov_dki-20250506171643_5ndvkv_114

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan akses air bersih bagi seluruh warga ibu kota. Hal ini dibuktikan dengan peresmian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III di Jakarta Timur pada Selasa, (6/5/2025). Fasilitas pengolahan air ini diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan dinyatakan siap mendistribusikan air bersih ke puluhan kelurahan di kawasan timur Jakarta.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menyampaikan bahwa pembangunan IPA Buaran III merupakan bagian dari strategi besar Pemprov DKI untuk mencapai cakupan layanan air bersih secara penuh di seluruh wilayah Jakarta pada tahun 2029.

“Instalasi ini adalah salah satu wujud nyata pelayanan publik yang kami hadirkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. Saya minta kepada jajaran PAM Jaya agar bekerja sungguh-sungguh, karena target kita pada 2029 adalah cakupan air bersih 100 persen,” ujar Gubernur Pramono.

IPA Buaran III dibangun oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PAM Jaya dan telah melalui proses konstruksi sejak 2023. Fasilitas ini berhasil rampung tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yaitu pada April 2025. Dengan kapasitas produksi sebesar 3.000 liter per detik, IPA ini akan menyalurkan air bersih ke 31 kelurahan di lima kecamatan, yakni Kramat Jati, Makasar, Cipayung, Ciracas, dan Pasar Rebo.

Saat ini, cakupan pipanisasi air bersih di Jakarta telah menembus angka 70 persen. Meski demikian, Pramono mengingatkan bahwa masih ada pekerjaan besar untuk menjangkau masyarakat yang belum terhubung dengan jaringan perpipaan. Oleh karena itu, penguatan infrastruktur seperti IPA Buaran III dinilai sangat penting untuk percepatan layanan air di kota metropolitan ini.

“Cakupan pipanisasi sudah di atas 70 persen. Tapi kita tidak boleh berhenti di situ. Ini jadi tantangan bersama agar pada 2029 tidak ada lagi warga Jakarta yang kesulitan air bersih,” tegasnya.

Tak hanya berhenti pada pembangunan IPA, PAM Jaya juga terus mengembangkan jaringan pelayanan melalui berbagai program tambahan. Termasuk di antaranya adalah pembangunan jaringan perpipaan di Reskom Tambora dan Gandaria Utara, serta program 20.000 sambungan rumah tangga baru. Ada pula program Kartu Air Sehat (KAS), layanan sanitasi prima berupa penyedotan septic tank gratis, penyediaan tandon air, hingga layanan cepat satu jam untuk pengaduan pelanggan.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, yang turut hadir dalam acara peresmian menyampaikan optimismenya bahwa dengan IPA Buaran III dan penguatan program-program strategis lainnya, Jakarta akan segera mencapai target layanan air menyeluruh.

“Kami terus bekerja keras untuk memperluas akses air bersih. IPA Buaran III adalah tonggak penting bagi pemerataan layanan air di Jakarta,” ujar Arief.

Peresmian ini juga dihadiri oleh Plt. Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainah, serta jajaran komisaris dan direksi PAM Jaya. Pemerintah berharap kehadiran IPA Buaran III tak hanya meningkatkan kualitas hidup warga, tetapi juga memperkuat ketahanan kota dalam menghadapi tantangan lingkungan dan urbanisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *