Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Diskon 20% Sepanjang Ramadhan
Sepanjang bulan Ramadhan kali ini, guna memperkuat destinasi wisata agar tidak sepi sehingga para pengelola tempat wisata harus melakukan inovasi. Kali ini pengelola destinasi wisata Candi Borobudur mencoba melakukan promosi tiket masuk dengan diskon sebesar 20 persen.
Ini berlaku tidak hanya Candi Borobudur saja, dua candi lainnya yakni Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko juga ikut memberlakukan diskon tiket masuk yang sama.
Kepala Departemen Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Ratu Boko yaitu Emilia Eny Utari menjelaskan bahwa pemberlakuan diskon tersebut dimulai dari 1-20 Juni 2017.
“Diskon itu diberikan selama bulan Ramadhan pembelian khusus melalui online ticketing,” kata Emilia.
Emilia mengatakan diskon ini berlaku untuk wisatawan nusantara yang di luar dari rombongan pelajar, dan tidak berlaku bagi wisatawan mancanegara. Untuk pembelian tiket online sendiri bisa dilakukan melalui website www.ticket.borobudur.com.
“Diskon ini baru pertama kali karena e-commerce TWC baru mulai 1 Mei kemarin dan untuk promo untuk bulan Ramadan. Program diskon tiket masuk ini diharapkan bisa meningkatkan daya tarik wisatawan untuk membeli tiket secara online. Selain itu, program ini juga bisa mendongkrak wisatawan di masa low season,” papar Emilia.
Untuk menunjang digitalisasi tersebut sehingga bekerjasama dengan Telkomsigma yang merupakan anak perusahaan dari Telkom untuk Pengembangan penjualan tiket secara online untuk destinasi wisata tersebut. Selain Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Ratu Boko, Telkomsigma juga akan bekerjasama dengan destinasi wisata lainnya di berbagai daerah untuk penerapan tiket online tersebut.
Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat mengapresiasi inisiatif dari pengelola Candi Borobudur, Candi Prambanan, atau Ratu Boko terkait penerapan tiket online. Melalui online system meberikan kemudahan dan keteraturan serta meminimalisasi kesalahan.
Arief menambahkan ini merupakan sebuah pendekatan baru dalam pergerakan industri pariwisata di Indonesia. Taman Wisata Candi Borobudur menjadi destinasi wisata pertama dalam penerapan penjualan tiket online.
”Taman Wisata Candi Borobudur menerapkan pembelian tiket masuk secara online. Ini termasuk kesuksesan pariwisata go digital. Karena memang ada kebutuhan e-ticketing di industri wisata Indonesia saat ini,” ujar Menpar Arief Yahya.
Menpar Arief mengharapkan penerapan e-ticketing kedepannya akan memotong antrean di loket penjualan tiket sekaligus memberikan kemudahan bagi wisatawan dalam hal pembelian tiket.
”Pengunjung Taman Wisata Candi Borobudur sekarang bisa memesan tiket secara online dan menentukan tanggal kunjungan,” ujar mantan Dirut Telkom tersebut.
