Badan Geospasial Luncurkan Peta Mudik 2017
Mudik dengan kendaraan pribadi, pasti akan membawa barang-barang yang tidak sedikit. Mulai dari koper, obat-obatan hingga makanan tidak pernah ketinggalan untuk diangkut ke kampung halaman. Namun yang kerap lupa adalah peta mudik yang menjadi sahabat setia selama di jalan, apalagi pemudik pemula yang tidak paham jalan menuju kampung halamannya.
Badan Informasi Geospasial (BIG) bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri dan Institut Teknologi Nasional (Itenas) akan segera meluncurkan Peta Jalur Mudik 2017 pada hari Rabu, 7 Juli 2017. Diharapkan peta tersebut dijadikan referensi arus pemudik.Rencananya, peta mudik ini akan disebarluaskan kepada masyarakat secara langsung pada H-10 sebelum Idul Fitri.
Peta Mudik 2017 (kertas) ini berbasis informasi geospasial akurat, terbaru dan dapat dipertanggungjawabkan terkait posisi dan lokasi geografis objek sepanjang jalur mudik di Pulau Jawa.
Kepala BIG Hasanudin Abidin mengatakan peta ini dapat digunakan oleh semua kalangan, terutama pemudik dengan kendaraan pribadi sehingga masyarakat mendapatkan informasi lengkap terkait jalur yang akan dilalui.
Hasanudin menjelaskan peta ini tidak hanya sebatas menerangkan jalan, namun peta tematik tersebut juga menghadirkan informasi tambahan. “Termasuk informasi jalur tol yang akan dibuka, informasi bencana, informasi rawan kecelakaan, fasilitas umum, hingga tempat peristirahatan yang lengkap dan terbaru di sepanjang jalur mudik,” katanya di Kantor BIG, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu, 7 Juni 2017
Peta versi cetak ini disusun dari berbagai sumber yaitu Peta Dasar RBI dari BIG, Peta Rawan Bencana dari BIG dan BNPB, daerah rawan kecelakaan dari Polri, serta informasi Jalan Tol dari Kempupera/Jasa Marga yang sudah tervalidasi oleh tim BIG serta Itenas.
‘”Validasi dilakukan pada jalur utara, baik jalan tol maun nontol, jalur tengah, dan jalur selatan Pulau Jawa. Jalur-jalur tersebut merupakan jalur yang paling sering dilalui para pemudik,” jelasnya.
Hasanudin menambahkan, untuk wilayah yang sering terjadi kemacetan seperti di Tol Pelabuhan Merak, Pejagan-Semarang, Semarang-Bawen-Kertosono, Suramadu dan jalur alternatif menuju Bandung dibuatkan informasi lebih detil.
Rencananya peta mudik 2017 selebar kertas koran ini akan disebarluaskan kepada masyarakat sepuluh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri baik secara langsung seperti di Pintu Tol, SPBU, atau pun melalui situs BIG, Itenas dan Polri, paparnya.
Peta Mudik Digital
Sementara itu, Kasubag Analisis Pengembangan Sistem Teknologi Korlantas Polri Ajun Komisaris Besar Ronald Rumondor menuturkan, saat ini Polri juga tengah mengembangkan peta mudik berbasis digital yang dapat diakses melalui telepon pintar yang diberi nama Intelligent Traffic Analysis (INTAN).
“Base pembuatan peta mudik digital ini diperoleh dari BIG juga, karena keakuratan pengukuran dan presisi persis yang dikelola oleh BIG. Artinya, berbeda dengan alat peta/navigasi saat ini, peta buatan kita lebih akurat,” klaimnya.
Aplikasi tersebut akan memberikan informasi secara lengkap sepanjang jalur mudik yang terkoneksi dengan CCTV, lini massa, dan pos-pos terpadu Polri.
“Kami terus koordinasi dengan semua pihak untuk melengkapinya. Aplikasi ini juga akan memudahkan kami mengatur lalu lintas selama mudik. Rencananya diluncurkan H-10,” ujar Rumondor.
