Diisukan Jadi Menteri, Budi Djiwandono Tegaskan Masih Pimpinan Komisi I DPR

0
Wakil_Ketua_Komisi_I_DPR_RI_Budisatrio_Djiwandono_saat_diwawancara_sebelum_mengikuti_Sidang_Tahunan_20250815190440

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono saat diwawancara sebelum mengikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (Foto: mdtk/vel

El John News, Jakarta-Isu bergabungnya Budi Djiwandono ke jajaran Kabinet Merah Putih kian mengemuka di ruang publik. Adik dari Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Djiwandono yang juga sebagai Keponakan Presiden Prabwo ini, disebut-sebut berpeluang masuk lingkaran eksekutif, bahkan diisukan akan menggantikan Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri.

Nama Budi dinilai relevan dengan posisi tersebut mengingat rekam jejaknya di parlemen. Saat ini, Budi menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI, komisi yang membidangi pertahanan, luar negeri, komunikasi, dan intelijen. Selama di Senayan, ia aktif terlibat dalam berbagai pembahasan strategis terkait kebijakan luar negeri dan pertahanan nasional.

Spekulasi ini semakin kuat setelah pernyataan Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto yang menyebut ada salah satu pimpinan Komisi I yang akan bergeser ke jajaran eksekutif. Pernyataan tersebut disampaikan Utut saat membuka rapat Komisi I DPR bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Senin (26/1/2026).

Namun demikian, Budi Djiwandono memilih bersikap hati-hati menanggapi isu tersebut. Saat ditemui awak media di Kompleks DPR RI, Senayan, Rabu (28/1/2026), politisi Partai Gerindra itu menegaskan fokusnya saat ini masih menjalankan tugas sebagai pimpinan Komisi I DPR. “Tugas kita sekarang tetap di Komisi I,” ujar Budi singkat.

Ketika didesak mengenai pernyataan Utut Adianto yang memicu spekulasi perombakan kabinet, Budi kembali bersikap normatif. Ia meminta awak media untuk menanyakan langsung kepada Ketua Komisi I DPR terkait informasi yang beredar. “Silakan ditanyakan ke Pak Utut,” katanya.

Sebelumnya, publik juga menyoroti isu pelantikan menteri hasil reshuffle yang dikabarkan akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (28/1/2026), bersamaan dengan pelantikan Dewan Energi Nasional. Namun, agenda tersebut tidak mencakup perombakan kabinet.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan hingga kini belum ada pembahasan reshuffle kabinet, baik dalam waktu dekat maupun di internal pemerintahan. Menurutnya, satu-satunya perubahan yang telah diputuskan adalah pengangkatan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *