Thomas Djiwandono Bantah Isu “Disiapkan” Jadi Gubernur BI

0
_PAM5483

El John News, Jakarta-Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Thomas Djiwandono menepis anggapan bahwa kehadirannya di jajaran pimpinan bank sentral merupakan bagian dari skenario untuk mempersiapkannya menjadi Gubernur BI di masa mendatang. Ia menegaskan, proses pengangkatannya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan melalui mekanisme resmi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Thomas menjelaskan, sejak awal dirinya ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi posisi Deputi Gubernur BI guna menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri dari jabatan tersebut. Penunjukan itu, kata dia, tidak dilakukan secara instan ataupun di luar prosedur.

“Saya ditunjuk sebagai Deputi Gubernur BI dan itu dilakukan melalui proses serta mekanisme yang sudah ada. Tidak ada satu pun tahapan yang dilewati, dilanggar, apalagi dibelokkan,”

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Thomas Djiwandono, 28 Januari 2026

Ia menyadari bahwa latar belakang politik serta hubungan keluarganya dengan Presiden Prabowo menjadi sorotan publik. Namun, Thomas menilai hal tersebut tidak seharusnya menutup penilaian terhadap kapasitas profesional dan pengalaman kerjanya di sektor keuangan.

Menurutnya, publik berhak mengetahui fakta tentang dirinya, termasuk rekam jejak yang telah ia jalani sebelum menduduki jabatan di Bank Indonesia.

“Bahwa saya pernah menjadi politisi, atau memiliki kedekatan keluarga, itu memang fakta. Tapi saya berharap penilaian dilakukan secara objektif, berdasarkan kompetensi dan pengalaman profesional saya,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Thomas juga menegaskan bahwa dirinya sudah tidak lagi aktif di dunia politik praktis. Ia mengungkapkan telah resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatan Bendahara Umum Partai Gerindra pada 31 Desember 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *