PBB Kecam Kematian Jurnalis di Lebanon, Desak Investigasi Cepat

0
Untitled

Juru bicara PBB Stéphane Dujarric menyampaikan keterangan pers (Foto: tangkapan layar Youtube UN)

El John News-Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) melalui juru bicaranya, Stéphane Dujarric, mengecam keras tewasnya jurnalis Lebanon, Amal Khalil, dalam serangan udara di wilayah Tiri, Lebanon selatan.

Dalam pernyataannya, Dujarric menegaskan bahwa PBB menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, rekan, dan sahabat korban, serta berharap jurnalis lain yang mengalami luka dalam insiden tersebut dapat segera pulih.

Ia menjelaskan, setelah serangan terjadi, pasukan penjaga perdamaian UNIFIL turut membantu proses koordinasi dengan militer Israel agar tim Palang Merah Lebanon dapat menjangkau lokasi dan memberikan pertolongan kepada korban.

“Sekretaris Jenderal menegaskan bahwa warga sipil, termasuk jurnalis, harus dilindungi setiap saat,” ujar Dujarric. Ia juga menambahkan bahwa diperlukan penyelidikan yang cepat, independen, dan tidak memihak atas insiden tersebut.

PBB menekankan bahwa tindakan menargetkan warga sipil serta menghambat akses bantuan kemanusiaan merupakan pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional. Dujarric menyebut jurnalis harus dapat menjalankan tugasnya tanpa rasa takut terhadap ancaman atau kekerasan.

Di sisi lain, ia mengungkapkan bahwa situasi kemanusiaan di Lebanon masih sangat memprihatinkan. Banyak warga masih mengungsi, sementara akses terhadap layanan dasar tetap terbatas akibat kerusakan infrastruktur, perintah evakuasi, dan ancaman bahan peledak yang belum meledak.

Meski menghadapi berbagai kendala, upaya bantuan terus dilakukan. “Sejak kemarin, lima operasi bantuan tambahan telah dilakukan, sehingga total menjadi 80 operasi sejak konflik dimulai,” jelasnya.

PBB juga mencatat bahwa bantuan air bersih telah menjangkau lebih dari 600 ribu orang, disertai distribusi bahan bakar untuk menjaga layanan air tetap berjalan.

Situasi di Lebanon hingga kini dinilai masih rapuh, dengan kebutuhan kemanusiaan yang tinggi serta tantangan besar dalam memastikan keselamatan warga sipil di tengah konflik yang belum sepenuhnya mereda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *