Trump Tegaskan Tak Ada Kesepakatan Jika Iran Pertahankan Nuklir

0
Donald Trump Jumpa Pers

Presiden Donald Trump sedang memberikan keterangan pers (Foto: tangkapan layar Youtube The White House)

El John News-Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan tidak akan ada kesepakatan dengan Iran jika negara tersebut tetap mempertahankan senjata nuklir.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut komunikasi antara kedua pihak saat ini masih terus berlangsung, namun dilakukan secara jarak jauh tanpa pertemuan langsung.


“Kami sedang melakukan pembicaraan dengan mereka. Kami tidak lagi harus terbang 18 jam hanya untuk melihat sebuah dokumen. Sekarang semuanya dilakukan lewat telepon, dan itu jauh lebih praktis,” ujar Trump saat jumat pers di ruang kerjanya di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (29/4/2026).

Ia menjelaskan, proses komunikasi kini menjadi lebih cepat karena cukup dilakukan melalui sambungan telepon.
“Saya bisa menelepon, atau meminta tim saya menelepon, dan kita langsung mendapatkan jawabannya,” kata Trump.

Meski demikian, Trump mengakui bahwa pertemuan tatap muka tetap lebih ideal. Namun, ia menilai perjalanan panjang hanya untuk hasil yang sudah dapat diprediksi sebelumnya sebagai sesuatu yang tidak efektif.
“Saya lebih suka bertemu langsung. Tapi kalau harus terbang 18 jam hanya untuk menghadiri pertemuan yang kita sudah tahu hasilnya, itu tidak masuk akal,” tegasnya.

Trump juga menilai Iran telah menunjukkan perkembangan dalam proses negosiasi, meskipun belum memenuhi syarat utama yang diinginkan Amerika Serikat.
“Mereka sudah menunjukkan kemajuan. Sekarang pertanyaannya apakah mereka akan melangkah cukup jauh,” lanjutnya.

Ia kembali menekankan bahwa kesepakatan tidak akan tercapai tanpa komitmen Iran untuk menghentikan program nuklir.
“Tidak akan ada kesepakatan apa pun jika mereka tidak setuju bahwa tidak boleh ada senjata nuklir,” katanya.

Selain itu, Trump juga mengklaim bahwa kekuatan militer Iran telah melemah secara signifikan.
“Secara militer, kami sudah melumpuhkan mereka. Angkatan laut mereka sudah hancur, dan angkatan udaranya tidak akan bisa beroperasi lagi,” ujarnya.

Trump menutup dengan menegaskan kekuatan militer Amerika Serikat yang dinilainya sangat dominan.
“Militer kami sangat kuat. Sekarang, mereka tinggal menyerah saja,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *