Satu Dekade HIPPINDO, Program BINA Holiday Targetkan Perputaran Ekonomi Rp30 Triliun

0
WhatsApp Image 2026-06-08 at 23.12.44 (1)

Pengurus Hippindo foto bersamaa saat perayaan satu dekade Hippindo (Foto: Hippindo)

El John News, Jakarta-Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah, ketidakpastian ekonomi global, serta meningkatnya tekanan akibat gejolak geopolitik dan harga energi dunia, upaya mendorong konsumsi domestik kembali menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

Momentum tersebut dimanfaatkan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) yang merayakan hari jadinya ke-10 dengan meluncurkan Program Nasional Belanja di Indonesia Aja (BINA) Holiday & Back to School 2026. Program tersebut diresmikan di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (8/6/2026), dan ditargetkan mampu menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp30 triliun.

Peluncuran program dilakukan oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa bersama sejumlah pejabat pemerintah dan pemangku kepentingan sektor ritel nasional. Program ini akan berlangsung mulai 8 Juni hingga 12 Juli 2026 dengan melibatkan berbagai sektor, mulai dari ritel, pusat perbelanjaan, pariwisata, transportasi, perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif hingga UMKM.

Perayaan satu dekade HIPPINDO menjadi momen penting untuk memperkuat kolaborasi seluruh ekosistem ritel Indonesia yang selama ini berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan HIPPINDO telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sektor perdagangan dan ritel nasional selama sepuluh tahun terakhir.

“Selama satu dekade berkiprah, HIPPINDO telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekosistem perdagangan dan ritel nasional. Melalui berbagai program dan inisiatif yang dijalankan dari tahun ke tahun, sinergi antara pemerintah dan HIPPINDO terus memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional,” ujarnya.

Wamen Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri (Foto” Hippindo)

Menurut Dyah, sektor ritel memiliki peran yang semakin penting di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pada triwulan pertama 2026 tercatat mencapai 5,61 persen secara tahunan. Konsumsi rumah tangga yang tumbuh 5,52 persen juga masih menjadi penopang utama perekonomian nasional.

Karena itu, pemerintah berharap Program BINA Holiday & Back to School 2026 mampu menjadi stimulus untuk meningkatkan transaksi perdagangan sekaligus memperkuat posisi UMKM dan produk lokal.

“Kami meyakini bahwa jika bukan kita yang mendukung produk Indonesia, siapa lagi. Karena itu, kami berharap program ini dapat menciptakan multiplier effect yang luas, meningkatkan perputaran ekonomi di berbagai daerah, memperkuat promosi produk nasional kepada komunitas internasional, serta menjadi contoh nyata keberhasilan kolaborasi lintas kementerian dan dunia usaha,” kata Dyah.

Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menilai program BINA Holiday memiliki potensi besar untuk meningkatkan aktivitas belanja wisatawan sekaligus memperkuat sektor pariwisata domestik selama masa liburan sekolah.

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai stimulus transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat, mulai dari diskon tiket kereta api, insentif angkutan laut, hingga kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat selama periode tertentu.

“Berbagai kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta ekonomi daerah,” ujar Ni Luh Puspa.

Sambutan Wamen Pariwisata Ni Luh Puspa (Foto: Hippindo)

Ia menambahkan, ke depan program BINA Holiday dapat dikembangkan menjadi bagian dari konsep wisata belanja nasional yang terintegrasi dengan berbagai daerah di Indonesia.

“Pendekatan ini diharapkan dapat membuka perspektif baru bahwa liburan yang bermakna tidak selalu harus dilakukan ke destinasi yang jauh atau dengan biaya besar, melainkan dapat diwujudkan melalui pengalaman yang dekat, terjangkau, dan mampu menciptakan momen berkesan bersama keluarga,” katanya.

Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah mengatakan satu dekade perjalanan organisasi menjadi bukti bahwa kemajuan industri ritel hanya dapat dicapai melalui kerja sama seluruh pemangku kepentingan.

“Sepuluh tahun lalu HIPPINDO lahir dari semangat untuk menyatukan ekosistem ritel Indonesia. Hari ini kami bersyukur dapat merayakan perjalanan tersebut bersama pemerintah, pelaku usaha, pusat perbelanjaan, pemasok, pekerja ritel, dan seluruh mitra yang telah tumbuh bersama,” ujarnya.

Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah memberikan kata sambutan (Foto: Hippindo)

Menurut Budihardjo, Program BINA Holiday & Back to School 2026 menjadi wujud nyata gerakan nasional untuk mengajak masyarakat lebih banyak berbelanja dan berwisata di dalam negeri.

“BINA Holiday & Back to School 2026 merupakan wujud nyata semangat kolaborasi tersebut untuk mendorong masyarakat Belanja di Indonesia Aja dan Wisata di Indonesia Aja dengan target perputaran ekonomi mencapai Rp30 triliun,” tegasnya.

Pada momentum yang sama, HIPPINDO juga meluncurkan HIPPINDO Retail Academy (HIRA), sebuah program pengembangan sumber daya manusia yang disiapkan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja di sektor ritel Indonesia.

Selain itu, HIPPINDO akan memberikan penghargaan melalui HIPPINDO Decade Awards 2016–2026 kepada sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan yang dinilai berkontribusi besar dalam membangun serta memperkuat ekosistem ritel nasional selama satu dekade terakhir.

Foto bersama dengan para tamu undangan (Foto: Hippindo)

Memasuki usia ke-10 tahun, HIPPINDO menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, UMKM, pusat perbelanjaan, dan pelaku usaha guna mendorong transformasi industri ritel yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing global.

Melalui semangat “Bermitra, Maju Bersama”, HIPPINDO optimistis Program BINA Holiday & Back to School 2026 dapat menjadi salah satu motor penggerak konsumsi domestik sekaligus memperkuat ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global yang masih berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *