Danantara Ungkap Alasan Dirut PT Pos Indonesia Mundur

0
Untitled.jpg danantara

Managing Director Stakeholders Management & Communications Danantara Indonesia Rohan Hafas menjadi narasumber di salah satu stasiun tv (Foto: tangkapan layar Youtube Antgara TV)

El John News, Jakarta-Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia akhirnya angkat bicara terkait pengunduran diri Daud Joseph dari jabatan Direktur Utama PT Pos Indonesia. Danantara mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah Daud menyelesaikan proses evaluasi menyeluruh terhadap kondisi perusahaan yang telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.

Managing Director Stakeholders Management & Communications Danantara Indonesia Rohan Hafas, menjelaskan bahwa sejak ditunjuk memimpin PT Pos Indonesia, Daud Joseph mendapat mandat untuk melakukan due diligence terhadap aspek keuangan, operasional, tata kelola, hingga organisasi perusahaan. Dari hasil evaluasi tersebut, ditemukan bahwa PT Pos Indonesia memerlukan perubahan yang bersifat menyeluruh dan mendasar.

“Berdasarkan hasil asesmen tersebut, yang bersangkutan menyampaikan bahwa PT Pos Indonesia memerlukan revamp yang menyeluruh dan fundamental,” ujar Rohan dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).

Menurut Rohan, Daud Joseph juga menilai tantangan yang dihadapi PT Pos Indonesia cukup kompleks. Proses restrukturisasi perusahaan dinilai membutuhkan kepemimpinan dengan keahlian yang lebih spesifik agar transformasi dapat berjalan secara optimal.

“Menurut beliau, kompleksitas persoalan yang dihadapi serta agenda restrukturisasi ke depan membutuhkan expertise yang lebih spesifik untuk memimpin fase transformasi berikutnya,” kata Rohan.

Danantara menyatakan menghormati keputusan Daud Joseph untuk mengundurkan diri. Di saat yang sama, pemegang saham tersebut memastikan akan segera menyiapkan jajaran kepemimpinan baru guna melanjutkan agenda transformasi dan restrukturisasi PT Pos Indonesia.

Lebih lanjut, Danantara mengungkapkan bahwa proses evaluasi yang sedang berjalan menemukan sejumlah persoalan yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun, baik dari sisi keuangan maupun tata kelola perusahaan.

Selain itu, Danantara juga menerima laporan dan menemukan indikasi sejumlah penyimpangan, termasuk dugaan rekayasa keuangan yang kini sedang ditindaklanjuti melalui proses audit serta investigasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Karena itu, satu per satu persoalan yang selama ini membebani perusahaan harus kami bereskan,” tegas Rohan.

Ia menambahkan, Danantara tidak akan memberikan ruang bagi praktik-praktik yang merusak tata kelola perusahaan. Seluruh temuan akan diproses secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Menurut Rohan, fokus utama Danantara saat ini adalah mengembalikan PT Pos Indonesia menjadi perusahaan yang sehat, profesional, akuntabel, dan berintegritas sehingga mampu menjalankan mandat pelayanan publik secara optimal.

Sementara itu, PT Pos Indonesia memastikan pengunduran diri Direktur Utama tidak memengaruhi kegiatan operasional perusahaan maupun pelayanan kepada masyarakat.

Corporate Secretary PT Pos Indonesia, Iwan Gunawan, menegaskan seluruh aktivitas operasional tetap berjalan normal dan berbagai layanan kepada para pemangku kepentingan tetap berlangsung tanpa hambatan.

“PT Pos Indonesia memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dan tidak mengganggu proses layanan kepada seluruh stakeholder,” ujar Iwan dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2026).

Ia menambahkan, sebagai bagian dari Danantara, PT Pos Indonesia tetap berkomitmen menjalankan amanah pemegang saham melalui peningkatan kinerja perusahaan serta pelaksanaan berbagai program transformasi yang telah dirancang.

“PT Pos Indonesia menegaskan bahwa saat ini kondisi operasional tetap berjalan lancar dan baik. Seluruh pelaksanaan program transformasi dan agenda strategis perusahaan terus berjalan sesuai rencana perusahaan,” pungkas Iwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *