Siapa yang tahu kegunaan dari protein ?
Dalam ilmu gizi, protein diartikan sebagai suatu kelompok makromolekul berbentuk senyawa asam amino yang memiliki fungsi untuk zat pendorong metabolisme dan zat pembangun tubuh. Penemu protein adalah Jons Jakob Berzelius pada tahun 1838. Dan hingga saat ini protein merupakan molekul yang paling sering diteliti. Sedangkan asal protein sendiri berasal dari makanan yang di konsumsi setiap hari. Protein berasal dari kata Yunani yaitu proteios, yang artinya “yang pertama” atau “yang terpenting”. Artinya protein merupakan zat gizi utama dan sangat penting yang diperlukan oleh tubuh dalam melakukan aktivitas kehidupan.
Protein merupakan zat gizi yang terdiri dari 20 -24 jenis asam amino. Dalam molekul protein asam-asam amino saling dirangkaikan melalui reaksi gugusan karboksil asam amino yang satu dengan gugusan amino dari asam amino lainnya, sehingga terjadi ikatan yang disebut peptide. Tidak sedikit manfaat yang diberikan protein untuk kesehatan tubuh kita. Selain dapat mencegah datangnya penyakit, protein sangat baik untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit. Mempunyai rambut dan kulit yang sehat adalah impian bagi setiap individu agar bisa tampil percaya diri.
Rambut kita terbuat dari protein, itu sebabnya protein sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan rambut. Salah satu faktor yang menyebabkan rambut sehat adalah dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan protein. Namun sebaliknya, jika kita kurang akan asupan protein dan melakukan diet rendah protein, rambut mudah rontok yang menyebabkan menjadi tipis dan berminyak. Pada kasus kesehatan kulit, protein mengandung asam amino yang disebut L-lisin dan L-prolin yang berguna dalam pembuatan kolagen dalam tubuh. Kolagen memberikan struktur untuk jaringan kulit kita. Ketika kita beranjak tua, kolagen di dalam tubuh akan rusak yang menyebabkan kulit menjadi keriput. Jadi jika kita mengkonsumsi protein yang kaya akan kolagen, kulit kita akan lebih kuat dan elastis serta rentan terhadap keriput.
Protein merupakan salah satu sumber utama energy, bersama sumber energi lainnya seperti karbohidrat dan lemak. Namun demikian energy dari protein terlalu mahal jika dibanding energy dari karbohidrat. Sehingga menjadi tidak ekonomis jika, sebagian energy besar energy yang diperlukan oleh tubuh berasal dari protein. Energy dari karbohidrat jauh lebih murah dan mudah didapat dibandingkan dengan energi yang berasal dari protein. Protein berfungsi sebagai zat pembangun, yang berfungsi dalam pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan, menggantikan sel-sel yang telah mati dan aus terpakai sebagai protein struktural. Protein berfungsi dalam mekanisme pertahanan tubuh melawan berbagai mikroba dan zat toksik lainnya yang datang dari luar dan masuk ke dalam tubuh. Protein sebagai zat pengatur berfungsi dalam pengaturan proses-proses metabolisma dalam bentuk enzim dan hormone. Proses-proses metabolic atau reaksi biokimia diatur dan dilangsungkan atas pengaturan enzim. Sedangkan aktivitas enzim diatur lagi oleh hormone, agar terjadi hubungan yang harmonis antara proses metabolisma yang satu dengan yang lainnya.
Makanan yang menjadi Sumber protein adalah makanan berasal dari hewani dan nabati. Sumber protein hewani dapat berbentuk daging, dan alat-alat atau organ dalam seperti hati, pankreas, ginjal, paru, jantung, dan jeroan. Yang termasuk dalam katagori jeroan adalah, babat, gaster, usus halus atau usus besar. Telur dan susu merupakan sumber protein kualitas tinggi dari kelompok hewani. Ikan dan kerang atau udang merupakan kelompok hewani yang menjadi sumber protein baik dengan kandungan lemak rendah. Ayam dan jenis burung beserta telurnya merupakan sumber protein dari kelompok hewani yang berkualitas baik. Namun, bagian telur yang warna merah mengandung kolesterol tinggi, sehingga konsumsinya harus dibatasi atau dihindari terutama bagi yang menjalani diet rendah kolesterol. (arf)

