Kemenhub Siapkan Lima Bandara Antisipasi Gunung Agung Erupsi
Status Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali telah ditingkatkan menjadi awas. Belasan ribu warga yang tinggal di zona berbahaya telah diungsingkan. Melihat aktivitas Gunung Agung yang terus meningkat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan langkah-langkah agar maskapai penerbangan yang rutenya melewati area Gunug Agung Tidak terganggu.
Langkah-langkah itu yakni telah disiapkannya lima bandara yakni Lombok, Makassar, Banyuwangi, Surabaya dan Malang. Kelima bandara itu telah siap untuk berkerjasama jika gunung terbesar di Bali itu erupsi.
“Kami sudah siapkan bandara di sekitar Bali,” katanya Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi usai dialog bertema Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu, 23 September 2017.
Menhub berharap Gunung Agung tidak meletus meskipun ada peningkatan aktivitas. Hingga saat ini penerbangan ke Bali atau dari Bali masih normal. Para penumpang pun tida menunjukan kekhawatiran yang besar menyusul kondisi Gunung Agung yang labil.
Sebelumnya, pengelola Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menyatakan penerbangan di bandara setempat tidak terpengaruh dengan peningkatan status aktivitas vulkanik Gunung Agung yang telah menjadi level awas.
“Sampai saat ini penerbangan masih normal,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim di Denpasar, Sabtu, 23 September 2017.
Pihaknya menjalin komunikasi intensif dengan instansi terkait untuk memantau kondisi terakhir setelah peningkatan status aktivitas vulkanik gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut itu.
