Sumur Gas Raksasa di Kaltim Ditemukan, Cadangan Capai Triliunan Kaki Kubik

0
Untitled

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia umumkan temuan sumur gas di Kalimantan Timur (Foto: tangkapan layar Youtube KESDM)

El John News, Jakarta-Kabar menggembirakan datang dari sektor hulu minyak dan gas bumi nasional setelah ditemukannya cadangan gas besar di lepas pantai Kalimantan Timur. Eksplorasi sumur Geliga-1 di Blok Ganal mengungkap potensi gas sekitar 5 triliun kaki kubik serta 300 juta barel kondensat, memperkuat optimisme terhadap ketahanan energi nasional.

Wilayah kerja tersebut dioperasikan oleh Eni dan menjadi bagian dari kawasan Cekungan Kutai yang terus menunjukkan potensi besar. Penemuan ini juga melanjutkan keberhasilan eksplorasi sebelumnya, termasuk temuan di sumur Gula yang turut menyumbang tambahan cadangan signifikan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyebut temuan ini sebagai anugerah yang harus dimanfaatkan secara maksimal. “Di era kondisi dunia yang hampir semua negara menjaga cadangan mereka, kita bersyukur bahwa penemuan ini adalah anugerah yang harus kita optimalkan,” ujar Bahli saat sesi jumpa pers di kantor Kementerian ESDM, Jakarta (20/4/2026).

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong eksplorasi sumber energi baru sebagai bagian dari strategi nasional. “Ini adalah hasil eksplorasi dan setelah ini akan dilakukan pengembangan untuk mencari sumber-sumber minyak dan gas baru di wilayah lain,” tambahnya.

Bahlil juga menyampaikan bahwa produksi gas dari proyek ini diproyeksikan meningkat signifikan dalam beberapa tahun ke depan. “Pada 2028 produksi bisa mencapai sekitar 2.000 MMSCFD dan akan terus meningkat hingga 3.000 MMSCFD pada 2030,” jelasnya.

Selain gas, produksi kondensat juga diperkirakan akan memberikan kontribusi besar bagi pasokan energi nasional. “Produksi kondensat pada 2028 diperkirakan sekitar 90 ribu barel per hari dan dapat meningkat menjadi 150 ribu barel per hari pada 2029 hingga 2030,” ungkapnya.

Dengan temuan ini, pemerintah optimistis Indonesia dapat memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor, seiring dengan optimalisasi potensi migas yang masih sangat besar di dalam negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *