Sepekan Jalur Puncak Dibuka, Industri Pariwisata Mulai Bergairah

0
IMG-20180219-WA0015

Sepekan setelah dibuka pada Senin, 19 Februari 2018, industri pariwisata di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat kembali bergairah. Jalur wisata favorit ini, sebelumnya sempat ditutup akibat longsor selama 10 hari dan diperpanjang lagi beberapa   hari.

Kembali bergairahnya industri pariwisata di Puncak terlihat dari banyaknya kamar  hotel dan vila yang dibooking, khususnya saat akhir pekan.Selain itu, ratusan  restoran atau tempat makan di pun mulai  ramai dikunjungi wisatawan. Tempat usaha-usaha ini sudah  dibuka berbarengan dengan  dibukanya jalur puncak.

Seorang pedagang oleh-oleh khas Puncak, Dedi Suhenti mengaku usahanya terpaksa tutup karena jalur wisata puncak tidak dapat dilintasi kendaraaan. Akibat usahanya tutup, Pria berusaia 43 tahun ini, tidak ada pendapatan selama 16 hari.

“Selama enam belas hari, kami sempat kelimpungan karena usaha tidak berjalan akibat jalur ditutup. Sejak beberapa hari ini, usaha kembali hidup setelah wisatawan datang berkunjung ke Kebun Raya Cibodas kembali meningkat,” katanya.

Dia menjelaskan, meskipun jual beli belum menunjukan angka yang memuaskan, namun ratusan pedagang dapat bernafas lega karena jalur menuju Puncak sudah dapat dilalui secara normal dari kedua arah.

“Harapan kami pemerintah pusat jadi membangun jalur Puncak II sebagai solusi ketika terjadi bencana alam di Jalur Utama Puncak-Bogor. Selama jalan ditutup sebagian besar pedagang menutup kiosnya karena sepinya wisatawan,” katanya.

Hal serupa juga dilontarkan Aldi (25). Pengelola rumah makan terbesar di Jalan Raya Cipanas-Pasekon ini kembali mengerjakan karyawannya yang sempat dirumahkan. Aldi mengaku sejak jalur wisata puncak dibuka, usaha sudah banyak dikunjungi wisatawan.

“Sejak jalur dibuka, angka kunjungan langsung tinggi, sehingga karyawan yang dirumahkan sudah kembali bekerja meskipun masih sistem bergantian setiap harinya. Harapan kami tidak ada lagi penutupan jalur,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Cianjur, Asep Suparman menyambut baik dibukanya jalur wisata Puncak. Asep mengakui setelah dapat dilewati kendaraan,  hampir semua pemilik tempat usaha di Puncak juga ikut membuka usahanya. Hingga saat ini,  Asep belum menerima keluhan dari pelaku usaha di Puncak. Hal ini dapat diartikan bahwa roda perekonomian di kawasan Puncak kembali bergeliat.

“Biasanya ada kontak dari PHRI terkait berbagai permasalahan, namun sejak jalur dibuka kami belum mendapat keluhan atau laporan. Kemungkinan roda perekonomian sudah kembali normal sejak dibukanya jalur,” katanya. (Sumber Antara)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *