Kuliner dan Budaya Khas Indonesia Curi Perhatian di Pameran Pariwisata Hungaria
Sejumlah Produk khas Indonesia mencuri perhatian di Utazas, Hungaria. Hal ini terlihat dari antrean panjang pengunjung yang ingin mencoba mi instan seduh dan goreng-gorengan yang dibagi-bagikan secara gratis di Paviliun Indonesia.
Tidak hanya sampel produk mentah, tetapi juga tersedia mi instan yang siap dimakan, sehingga pengunjung dapat melihat cara masak dan merasakan langsung cita rasa khas mi instan Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI Budapest, Yusdalina Lubis, Minggu (4/3).
Walaupun Utazas adalah pameran pariwisata, KBRI Budapest memanfaatkan secara optimal salah satu lokasi untuk mempromosikan mi dan minuman kopi serta teh Indonesia. Sudut promosi produk itu paling ramai dikunjungi, karena lebih dari 1.000 mi dalam gelas habis setiap hari.
Antrean panjang selalu ada di lokasi promosi Indonesia. Tidak hanya Indomie, produk lain, seperti Kacang Garuda, Gery Biskuit, Inaco Nata Decoco dan permen Kopiko telah menjadi primadona di Utazas 2018. Sejumlah pengunjung menanyakan tempat untuk membeli produk-produk tersebut.
Senada dengannya, Kepala Indonesian Trade and Promotion Center (ITPC) Budapest, Addy Perdana, mengatakan sejumlah produk Indonesia sangat diminati masyarakat Hungaria.
“Melalui pameran seperti ini, kami yakin dengan promosi yang tepat, produk Indonesia bisa menjadi pemain utama di pasar Eropa Tengah,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Kantor Berita Antara.
Penampilan musik dan tarian tradisional Indonesia juga memukau pengunjung di Paviliun Indonesia. Setelah tampil, banyak pengunjung berfoto bersama para penari.
Utazas merupakan pameran pariwisata terbesar di Hungaria yang dikunjungi lebih dari 10.000 pengunjung . KBRI dan ITPC Budapest menjalin kerja sama dengan perusahaan unggulan Indonesia untuk mendapatkan produk yang dibagikan gratis ke pengunjung.
