Jelang Krui Pro 2018, Peselancar Dunia Mulai Berdatangan di Lampung
Sejak Kamis 12 April 2018, Bandara Radin Inten II, Lampung kedatangan para peselancar dunia. Mereka datang ke Lampung untuk menunjukan kemampuannya menaklukan ombak Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung dalam Lomba Surfing Internasional Krui Pro 2018. Kompetisi surfing kelas dunia itu akan dimulai pada tanggal 15 hingga 20 April 2018. Sedangkan pembukaan kompetisi ini, sudah dilakukan pada Jumat sore 13 April 2018. Acara pembukaan dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi
Kebanyakan para peselancar datang dari Bandara Soekarno Hataa menuju Bandara Radin Inten II. Setelah tiba di Bandara Radin Inten II , para peselancar menggunakan bus dan mobil menuju Pantai Krui dengan menempuh perjalanan sekitar 6-7 jam.
Peserta yang ikut dalam kompetisi ini sebanyak 96 peserta dari berbagai negara. Diantara mereka juga ada pernah mengikuti kompetisi yang sama pada tahun lalu.
Kejuaraan surfing internasional Krui Pro merupakan acara yang kedua kali digelar di Kabupaten Pesisir Barat. Acara pertama diselenggarakan pada tahun 2017 dalam QS Krui Pro 2017 dengan jumlah peserta 86 orang.
“Lokasi Kompetisi sudah diakui di kalangan peselancar di seluruh dunia, dan paling populer dengan peselancar Australia. Tim ASC telah mensurvei lokasi dan mengklaim bahwa Kabupaten Pesisir Barat, khususnya Pantai Tanjung Setia dan Pantai Mandiri keduanya paling sesuai untuk acara tingkat internasional termasuk menjadi tempat selancar untuk SEA Games ke-18,” jelas Deputi Bidang Pemasaran Nasional Kementerian Pariwisata, Ibu Esthy Reko Astuti.
Para peselancar mancanegara akan bersaing pada kelas qualification series (QS) 1.500 dan QA 1.000.Ajang ini terselenggara berkat kerja sama antara Kabupaten Pesisir Barat, World Surf League (WSL), Asian Surfing Championship (ASC), dan Indonesian Wave Surfing Association (PSOI).
