Wali Kota Makassar Siap Hadapi Tantangan Pembangunan Nasional

0
980E52C6B1-4870-466D-AE4D-35E3ADC6C5F9

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengaku siap dengan berbagai tantangan pembangunan nasional.

Hal ini ia ungkapkan usai menghadiri undangan khusus Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), di Istana Bogor, bersama sejumlah kepala daerah lainnya.

Di hadapan Jokowi, Danny menyatakan memberikan penjelasan seputar permasalahan yang dihadapi pemerintahannya. Termasuk memaparkan pencapaian pertumbuhan ekonomi Makassar berkisar 7,9%.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Danny Pomanto sapaan akrabnya akan membangun sinergitas antara Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama pelaku ekonomi yang juga melibatkan masyarakat pada umumnya.

“Pak Presiden ingin mengetahui seperti apa masalah-masalah yang dihadapi pemerintah daerah termasuk geliat ekonomi di tempat masing-masing. Di samping kita juga saling share pengalaman. Makassar sendiri kan diakui Pak Jokowi yang sanggup mencapai pertumbuhan ekonomi 7,9 persen di tengah tekanan kondisi perekonomian global saat ini,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Jokowi mengundang wali kota hanya ingin mendengarkan langsung permasalahan-permasalahan yang ada di tingkat kota sehingga dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.

“Saya memang mengagendakan pertemuan khusus seperti ini supaya persoalan-persoalan di kota semuanya bisa secara detail tersampaikan kepada kita sehingga dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan bisa segera kita lakukan,” kata Jokowi.

Salah satu hal yang ingin didengar langsung oleh Presiden ialah soal geliat perekonomian di masing-masing kota beserta kendala yang dihadapi.

Terkait hal itu, dia mengatakan bahwa saat ini hampir di semua negara mengalami hal yang sama, yakni tekanan ekonomi global akibat perang dagang Amerika-Tiongkok juga kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat.

“Saya kira kita tidak perlu terlalu khawatir, tetapi yang paling penting menurut saya kita tahu apa yang sedang terjadi,” ucapnya.

Selain itu, dalam kesempatan ini, Jokowi sekaligus mengingatkan para wali kota untuk bersiap menghadapi sebuah perubahan cepat yang datang melalui revolusi industri keempat. Salah satu upaya untuk mengantisipasi hal tersebut menurutnya adalah mempersiapkan sejak dini sumber daya manusia kita.

“Kita harus sadar betul bahwa akan terjadi perubahan besar yang sangat cepat sehingga kota-kota juga harus menyiapkan diri, mengantisipasi, dan menyiapkan SDM dalam rangka menghadapi perubahan yang sangat cepat,” kata Presiden.

Ia menegaskan, program kerja pemerintahan Joko Widodo selanjutnya akan lebih terfokus pada sumber daya manusia. Sebab, berulang kali ia sampaikan, agar dapat bersaing dengan negara-negara lain di era perubahan global ini, Indonesia memerlukan banyak sumber daya manusia yang unggul di bidangnya masing-masing.

“Yang kita siapkan menurut saya sekarang ini adalah SDM kita. Kalau dalam 4 tahun ini kita konsentrasi pada infrastruktur, berikutnya pada tahapan besar yang kedua adalah persiapan SDM,” ucap Presiden.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *