Montigo Trail Run 2018 Sukses Promosikan Pontensi Nongsa
Event lari lintas alam berskala internasional yakni BP Batam-Montigo Trail Run 2018 sukses digelar, pada Minggu sore, 5 Agustus 2018. Event sport tourism ini berhasil menyita perhatian penonton. Masyarakat Batam, wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman), bercampur menyaksikan kemampuan berlari para peserta.
Bukan hanya peserta dari Indonesia, event ini juga ramaikan dengan peserta dari 11 negara yakni Singapura, Malaysia, India, Jepang, Turki, Amerika, Inggris, Srilanka, Filipina, Swedia, Afrika Selatan. Keluar sebagai juara I yakni Ahmad Daroini (25).Pelari bernomor dada 1241 tiba di garis finish di Montigo Resort sekitar pukul 16.59 WIB.
Meski masih terlihat nafas ngos-ngosan, Ahmad Daroni tersenyum ketika langsung dikalungi medali oleh panitia.Di posisi kedua disusul oleh Guntur (34) dengan nomor punggung 1126 dan Ali Usman Siregar (27) di posisi ketiga.
Deputi BIdang Pemasaran I Kementerian Pariwisata I Gde Pitana mengatakan, Montigo Trail Run 2018 akan memperlihatkan pesona potensi Nongsa. Rute sepanjang 10 kilometer, akan menjadi jalur lari dengan view terlengkap. Mulai dari pantai berpasir ke bukit dan dari semak-semak ke jalan beraspal.
Selain itu, setiap peserta juga akan merasakan angin di puncak Bukit Aladin dengan panorama 360 derajat. Rute tersebut akan dimulai dari sand park Montigo Resorts dan meliputi hutan liar, jalan berpasir, Kampong Tua Bakau Serip, Kebun Raya Batam, mata air, Bukit Aladin, Pertanian Nongsa.
“Sport tourism ini sengaja diadakan di Kawasan Nongsa dalam rangka mengenalkan Batam kepada dunia. Wisata olahraga lari berskala internasional ini, diharapkan berdampak ekonomi terhadap masyarakat,” ujar Pitana.
Pitana menjelaskan, agenda ini tujuannya ada dua. Yaitu dalam jangka pendek (short term) dan jangka panjang (long term). Dimana semuanya akan memberikan dampak perekonomian positif berbasis pariwisata.
“Short term, untuk menggeliatkan perekonomian Batam maupun pengembangan ekonomi kreatif. Seperti Wisata Olahraga Lari sebagai atraksi berbasis destinasi yang mampu mendatangkan kunjungan wisatawan dalam jumlah besar, cepat dan berdampak signifikan,” jelas Pitana.
Sedangkan untuk long term, event ini menjadi salah satu sarana pemicu (trigger) kreativitas dan inovasi dari masyarakat Batam di bidang pengembang ekonomi kreatif. Sekaligus menangkap peluang di dunia yang semakin kompetitif.
“Serta untuk menarik lebih banyak investor untuk berinvestasi di Kota Batam,” tambah Pitana.
Anggota Deputi V/Bidang Pelayanan Umum, BP Batam Bambang Purwanto menjelaskan, event olahraga lari menjadi fenomena global yang secara instan mampu meningkatkan pendapatan industri pariwisata suatu negara.
“Event Montigo Trail Run 2018 ini menjadi International Hallmark Sports Event Tourism yang akan menjadi agenda olahraga tahunan yang digelar di Batam,” ujarnya.
Selain itu, Batam sebagai gerbang Wisata Bahari Indonesia juga akan disimbolkan dalam satu rangkaian acara melalui Sunset Party sebagai agenda post event setelah trail run.
“Berbagai hiburan menarik dari tradisional, modern dj (disk jockey) hingga kembang api siap menyemarakan BP Batam-Montigo Trail Run 2018 ini,” pungkasnya.