Pembangunan LRT Kota Bandung Harus Dievaluasi Kembali

0
750x500-pembangunan-lrt-bandung-gunakan-skema-lelang-170602n

Warga Bandung masih harus bersabar untuk memiliki moda transportasi massal yang modern. Pasalnya, rencana pembangunan Light Rapid Transit (LRT) Metro Kapsul yang digadang-gadang akan menjadi solusi kemacetan kota Bandung akan dievaluasi oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial.

“Pembangunan LRT akan dievaluasi, nasibnya tunggu hasil evaluasi,” ujar Oded usai meresmikan Museum Kota Bandung di Jalan Aceh, Rabu (31/10).

Proyek pengerjaan LRT Bandung belum bisa dilanjutkan sampai diambil keputuan hasil dari evaluasi tersebut. Menurutnya, evaluasi perlu dilakukan untuk pemecahan beberapa masalah administrasi terkait pengerjaan proyek tersebut.

“Hasil evaluasi belum ada jadi belum bisa ambil putusan apakah dilanjutkan atau tidak,” ujarnya.

Sebagai informasi pembangunan transportasi massal akan segera dimulai menyusul jika seluruh tahapan administrasi sudah terselesaikan. Nilai investasinya senilai Rp 1,4 triliun untuk koridor III sepanjang 8,5 kilometer.

LRT Bandung rencananya dimulai di titik koridor III sepanjang 8,5 kilometer yang akan melintas di Stasiun Hall, Pasar Baru, Alun-alun, ITC/Abdul Muis, Pasar Ancol/Unla, Buahbatu, Palasari, Papandayan, Pasar Kosambi, Veteran dan Viaduct.

Saat ini, bodi LRT masih parkir di depan Masjid Raya Jabar Jalan Dalam Kaum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *