Kredit BJB Mesra Berikan Fasilitas Pelatihan dan Pembinaan Keuangan Mikro bagi Masyarakat
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Bank BJB baru saja meluncurkan program kredit tanpa agunan yang diberi nama Masyarakat Ekonomi Sejahtera atau ‘Mesra’. Proses peluncuran dilakukan di Masjid Jami Al Hikmah, Jl. Raya Leuwiliang, Kampung Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Selasa (26/11/18).
Hadir di acar tersebut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Direktur Utama Bank bjb Ahmad Irfan, MUI Jabar Rachmat Syafe’i, Bupati Bogor Nurhayanti, dan pejabat lainnya.
Direktur Utama Bank bjb Ahmad Irfan menjelaskan bjb Mesra ini berbeda dengan jenis pinjaman lainnya. “Program ini dilatarbelakangi oleh fenomena sosial di masyarakat khususnya daerah yang minim akan akses pembiayaan, sehingga terjerat pinjaman informal dengan bunga yang sangat tinggi,” katanya.
Melalui program ini, bjb juga akan memberikan fasilitas pelatihan dan pembinaan keuangan mikro kepada masyarakat, sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan pinjaman Mesra. Pinjaman pun tidak dikenakan beban bunga dan tanpa agunan, hanya dikenakan biaya administrasi yang ringan dengan jangka waktu maksimal 12 bulan.
“Sehingga pinjaman ini akan tepat guna, tepat sasaran dan berujung pada kesejahteraan umat,” ucap Irfan.
Hal itu dipertegas oleh Ketua MUI Jabar Rachmat Syafe’i yang turut hadir dalam acara launching Mesra. Dia mengatakan bahwa program Mesra akan mendukung penguatan ekonomi umat. Terlebih kredit yang diberikan tanpa bunga dan agunan.
“Dunia ini tempat usaha untuk mendapatkan sejahtera lahir dan bathin,” ungkap Rachmat.
“Apalagi persyaratan Mesra ini tanpa agunan, tanpa bunga. Inilah yang oleh masyarakat sangat ditunggu-tunggu. Karena biasanya masyarakat itu perlu modal ada bunga, ini agak berat,” lanjutnya.
