Agung Wijayanto (3rd ru Mister Model Of The World 2018) Pernah Alami Obesitas
Dengan mata sedikit nanar, Agung Wijayanto (3rd ru Mister Model Of The World 2018), menceritakan pengalaman pahitnya saat menjadi korban kerusuhan Mei 1998. Masa-masa suram dimana suhu politik tanah air saat itu banyak merugikan masyarakat Tinghoa.
“Ingat banget saat itu saya masih SD, pulang sekolah langsung di palak 5 orang yang sebaya dengan saya, mereka memukul dan menendang saya, mereka bilang saya bukan pribumi, perih kalau mengingat kejadian tersebut” ucap Agung
Butuh cukup lama baginya melupakan kenangan pahit dimana ia menjadi korban, beruntung Agung semakin terpacu untuk bangkit, baginya hanya fisik yang membedakannya tapi jiwanya tetaplah Indonesia.
Duduk dibangku SMU ia mulai tertarik dengan dunia perfilman Indonesia, sempat karyanya dilombakan diajang international, dan meraih beberapa penghargaan.
Pria berusia 27 tahun, memasuki bangku kuliahan kemudian tertarik mengikuti ajang duta wisata Koko Cici Jakarta, sayangnya ia belum masuk sebagai finalis dan terhenti sebagai semifinalis.
Tahun 2017 peluang datang kembali, kali ini ia mengikuti ajang male pageants, yaitu Manhunt Indonesia 2017 mewakili propinsinya Kalimantan Barat.
“Saya mengikuti Manhunt Indonesia 2017 mewakili tanah leluhur saya Kalimantan Barat, memang dari kecil di Jakarta, tapi saat beranjak dewasa saya menetap di Pontianak, Kalimantan Barat”
Di Manhunt Indonesia 2017 Agung berhasil masuk top 10 dan meraih spesial award Best Ideal Body, untuk spesial award ini bukan tanpa alasan diberikan kepadanya, karena Agung pernah mengalamai obesitas atau kegemukan, sempat di bully Agung kemudian melakukan transformasi menurunkan berat badan hampir 20 kilo dan mendapatkan body yang ideal sampai sekarang.
Tahun berganti ia semakin terpacu ingin membuktikan bisa membanggakan negaranya diajang international. Keberuntungan kembali menghampiri Agung, ditahun 2018 ia dikirim oleh GT Organizer keajang international yaitu Mister Model Of The World 2018 yang diselenggarakan di Myanmar.
Ajang yang baru pertama kali diadakan diikuti 15 kontestan, dengan berbekal publik speaking, latihan catwalk, tetap latihan fisik dipusat kebugaran dan mudah bergaul dengan sesama kontestan, akhirnya Agung berhasil masuk top 5 dan meraih juara keempat sebagai 3rd runner up Mister Model Of The World 2018 dengan gelar Mister Model Of The Earth 2018, pemenang pertama diraih negara Nepal, Dikpal Karki.
Kerennya lagi kostum nasional terbaik juga ia raih, rancangan designer Jusuf Bachtiar dengan tema “Prabu Singo Kumbang” dengan berat 15 kilo, keunikan terlihat dengan hadirnya ratusan lonceng yang disempatkan dengan apik dan detail.
“Waktu photoshoot national costume sudah mencuri perhatian, dengan konsep grande kostum tersebut terlihat besar dan saat mau difoto harus ekstra keras bagaimana bisa memasukannya kedalam studi foto, bahkan banyak finalis yang sudah memprediksi kalau kostum nasional terbaik diraih Indonesia” jawabnya sambil tersenyum.
Selain sukses dibidang dunia pageants, pemuda yang sempat mengikuti audisi Master Chef Indonesia 2019, juga mempunyai banyak talent yang terpendam, ia juga menyukai dunia photography dan videografer. Sempat membuatkan video introduction wakil-wakil Indonesia keajang nasional dan international, seperti Marsya Gusman Miss Asia International Indonesia 2018, Rita Nurmaliza Miss Asia Pasifik International Indonesia 2017, Adjie Subing Mister Model Indonesia 2018 dan Nadia Purwoko Miss Grand Indonesia 2018.
Chit chat seru dengan Agung Wijayanto ia bagikan, senin (29/7/2019) saat hadir menjadi bintang tamu dalam program talkshow terbaru “Indonesia Pageants Talk” Eljohn Media di studio Eljohn Media, Neo Soho Capital lt. 40 Jakarta Barat.
Penulis : Irwansyah



