Akan Jadi Hari Bersejarah, Opera Klasik Ainun Siap Digelar September 2018
Sosok negarawan Indonesia yang juga merupakan Presiden Indonesia ke-3, BJ Habibie dan sosok sang istri Hasri Ainun sukses diadaptasi ke layar lebar pada 2012 silam. Empat tahun setelahnya, figur perempuan istri Presiden Indonesia ketiga itu mulai digarap dalam bentuk opera dan September mendatang pada khalayak 15-16 September 2018.
Pencipta lagu dan komponis opera ‘Ainun’ Purwatjaraka mengatakan opera klasik ini berbeda dengan penyebutan teater musikal di ranah seni pertunjukan.
“Ini format-nya opera, berbeda dengan broadway atau teater musikal. Full nyanyi dan tidak ada dialog,” ujar Purwatjaraka saat jumpa pers di Kopi Kalyan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada hari Jumat (27/4).
Ia menjelaskan dalam seni pertunjukan ada tiga istilah. Yakni, lagu yang dinyanyikan atau Aria. Kedua, dialog yang dinyanyikan yang kerap disebut Liberti. Lalu ketiga ada istilah komposisi penuh tanpa Dialog.
“Opera ‘Ainun’ adalah yang ketiga. Dan format inilah yang pernah kita kasih ke Pak Habibie, kita kasih tunjuk 10 menit dan beliau suka,” katanya.
Nantinya selama 135 menit durasi pertunjukan, opera ‘Ainun’ akan menampilkan tiga periode dari kehidupan Hasri Ainun. Pementasan ini pun akan menampilkan full nyanyian dilengkapi naskah yang ciamik ditulis oleh Samuel Wattimena.
Opera ‘Ainun’ akan hadir sebanyak empat kali pertunjukan dari 15-16 September 2018 di Teater Jakarta, kompleks TIM.
