Akhir 2016, Garuda Indonesia Rencanakan Terbang Langsung ke Mumbai
Garuda Indonesia berencana membuka rute penerbangan dari India ke Indonesia pada akhir tahun 2016 ini. Rute yang akan dibuka adalah Mumbai-Jakarta.
“Untuk penerbangan Indonesia-India, sejauh ini kita positif (terbang). Kita sedang mempersiapkan penerbangan dari Mumbai. Kita berharap akhir tahun bisa terbang,” ujar Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia, Benny S Butarbutar di Jakarta, pada Rabu (26/10).
Ia mengungkapkan penerbangan Mumbai ke Jakarta direncanakan menggunakan pesawat Airbus 330 dan Boeing 777. Untuk perizinan penerbangan tersebut, Benny mengungkapkan sudah didukung oleh Kementrian Perhubungan.
“Untuk jumlah penerbangan setiap minggunya sedang dihitung. Apakah direct flight atau transit. Setiap hari atau berapa kali dalam seminggu,” jelasnya.
Potensi wisatawan asal India ke Indonesia, menurut Benny termasuk besar untuk Garuda Indonesia. Potensi kunjungan wisatawan India ke Indonesia tidak bisa disia-siakan oleh Garuda.
“Pertumbuhan yang besar dari pasar India ini ga bisa kita diamkan pasar yang sedang tumbuh. Ini dalam rangka mendatangkan wisatawan India ke Indonesia. Pemerintah kan sedang memperkenalkan 10 destinasi di luar Bali,” ujarnya.
Menurut data BPS, wisatawan asal India yang berkunjung ke Indonesia di tahun 2014 berjumlah 223.607 orang. Angka ini mengalami peningkatan disbanding tahun sebelumnya yaitu 201.009.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya, sempat mengatakan penerbangan India-Indonesia secara direct flight akan dimulai pada akhir tahun. Ia mengungkapkan rencana tersebut diharapkan dapat membuka akses kedatangan wisatawan asal India ke Indonesia.
Tahun lalu, Public Relation & Marketing Manager Visit Indonesia Tourism Office India, Chandrani Chakrabortu mengatakan masalah terbesar Indonesia untuk menarik turis India adalah akses penerbangan langsung.
Ia mengatakan turis India yang ingin datang ke Indonesia harus transit terlebih dahulu di Kuala Lumpur. Chandrani membandingkan ini dengan negara-negara tetangga Indonesia di kawasan Asia Tenggara seperti Thailand.
Ia berharap pemerintah Indonesia dapat kiranya menyediakan penerbangan langsung dari India ke Indonesia sebanyak tiga kali dalam seminggu atau minimal satu kali dalam seminggu.
