Anies Sebut Seluruh RSUD di Jakarta Gratiskan Pasien DBD
Meningkatnya Kasus deman berdarah dengue (DBD) di Jakarta, menjadi perhatian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Untuk mengetahui kondisi terkini terkait perawatan pasien DBD, orang nomer satu di Jakarta itu, mengunjungi sejumlah pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (3/2/2019).
Kunjungan Anies ke RSUD Pasar Minggu ini, didampingi istrinya Fery Farhati Ganis. Keduanya menjenguk pasien yang dirawat di ruang berbeda. Pasien-pasien yang ditemui Anies mulai dari pasien anak hingga dewasa.
Anies berharap warga yang diindikasi terkena DBD untuk segera diperiksa di rumah sakit terdekat. Hal ini, penting agar warga dapat pertolongan pertama untuk mencegah terjadi yang lebih fatal. Selain itu, para orangtua diminta ikuti arahan ini, agar anaknya yang terkena DBD dapat cepat tertolong. Pasalnya penderita DBD, didominasi oleh usia anak-anak.
“Ini hanya bisa dilakukan kalau orangtua, saudara, tetangga yang tanda-tandanya seperti demam berdarah (mengantarkan anaknya) untuk periksa,” kata Anies di RSUD Pasar Minggu, Minggu (3/1/2019).
Anies minta warga tidak mengkhawatirkan biaya yang dikeluarkan, karena seluruh RSUD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memungut biaya untuk pasien DBD.
“Seluruh pembiayaan di-cover oleh pemerintah. Jangan khawatir, untuk kasus demam berdarah sejak dulu kita selalu cover. Sekarang pun sama. Jadi perawatan dan lain-lain akan dapat secara gratis,” ujar mantan Mendikbud ini.
“Semua di RSUD kita perawatannya gratis untuk kasus demam berdarah. Dan RSUD kita fasilitasnya bagus. Datang ke RSUD manapun kondisinya baik. Dan umumnya sekarang itu kejadian (DB) di selatan. Jadi datang aja ke salah satu RS kita,” tambahnya.
Anies menjelaskan, wilayah Jakarta Selatan kini menjadi wilayah yang sedang mewabah kasus DBD. Pemprov DKI memberikan fokus lebih di wilayah Jakarta Selatan untuk mencegar agar kasus tersebut tidak terus menyebar, meski wilayah lain yang terkana DBD juga ikut ditanganinya.
“Sampai hari ini jumlah 876 (kasus DB) di RS Pasar Minggu. Ini salah satu yang terbanyak ada 49 pasien sedang dirawat. Kita ingin sama-sama mari kita periksa lingkungan di sekitar. Pastikan tidak ada air menggenang, tidak ada jentik dan izinkan petugas jumantik untuk menjalankan tugasnya,” kata Anies
Pemprov DKI menurut Anies tidak berdiam diri, petugas jumantik hingga puskesmas berkeliling turun ke tiap RT. “Kita mendorong jumantik terus ke lapangan, petugas dari kelurahan, RT turun ke lapangan untuk mendorong agar warga memeriksa lingkungan,” tambahnya
Anies meminta warga tidak mengampangkan tanda-tanda dam berdarah. “Bagi semua yang merasakan tanda-tanda seperti demam berdarah, jangan dianggap enteng. Langsung datangi puskesmas. Periksakan diri dan jangan ditunda,” tandasnya.