APJI Akan Terus Kenalkan Kuliner Indonesia Agar Mendunia
Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) berkomitmen untuk terus mengenalkan keragaman kuliner Indonesia semakin mendunia.
Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI), Rahayu Setiowati menyampaikan komitmen organisasinya dalam mengenalkan keragaman kuliner Indonesia semakin mendunia. Hal tersebut disampaikan Rahayu saat menghadiri perayaan Milad ke-31 DPD APJI Jawa Barat di Taman Peta, Selasa (3/12/2019).
Menurut Rahayu, pariwisata dan kuliner menghasilkan income yang sangat menjanjikan bagi Indonesia, karena itulah APJI akan terus mengenalkan kuliner-kuliner Indonesia ke tingkat dunia.
“APJI sudah go internasional dengan mengikuti pameran di Spanyol, dan stand Indonesia saat itu merupakan stand yang terbaik dari semua peserta,” ungkapnya.
Rahayu menegaskan, kedepannya APJI akan mengadakan pameran makanan di Belanda, Hongkong, dan Korea. Ia juga menyampaikan bagaimana keikusertaan APJI dalam gelaran Sea Games di Filipina tahun 2019 ini, dengan menyediakan makanan bagi atlet-atlet Indonesia.
Dia menambahkan, saat ini APJI turut memberikan kontribusi terhadap dunia kuliner di Indonesia dengan mendorong pelestarian kuliner Indonesia dan pemberdayaan usaha kecil menengah dengan membina para UKM di bidang jasa boga.
Di tempat yang sama Ketua DPD APJI Jawa Barat, Misye Sofyan menuturkan, perayaan Milad ke-31 DPD APJI Jawa Barat menjadi momentum untuk terus menebar kemanfaatan. Karenanya disamping serangkaian kegiatan utama seperti pengukuhan dan pelantikan pengurus dari sejumlah daerah meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat dan Sumedang, perayaan milad juga diisi dengan aksi APJI Peduli
“Disamping komitmen dalam mendorong kuliner, APJI juga akan terus menebar kemanfaatan melalui wadah yang telah dibentuk yakni APJI Peduli. Terlebih Jawa Barat mendapat amanah sebagai PIC dalam APJI Peduli tingkat nasional.” ujarnya.
Ketua Penyelenggara Milad ke-31 DPD APJI Jawa Barat Ela mengatakan, APJI mempunyai kekuatan yang luar biasa dalam bekerjasama dengan berbagai kalangan terkait legalitas usaha, pemberdayaan UKM, mengkoneksikan produsen dengan user, dan aspek sosial.
Selain itu dalam acara tersebut akan ada fashion show karya anak disabilitas berkolaborasi dengan make up artis ternama kota Bandung, grup musik, dan kesenian tradisional
