Bali Mulai Dipadati Wisnus, Pengamanan di Gilimanuk Diperketat
Bali menjadi daerah yang diincar wisatawan untuk merayakan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Mereka datang dengan menggunakan berbagai moda transportasi, salah satunya dengan Kapal.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, jajaran Polres Jembrana telah melakukan penambahan personil. Para personil tersebut ditugaskan di pintu masuk Bali bagian barat. Mereka sudah bertugas di pelabuhan Gilimanuk sejak Sabtu, 23 Desember 2017 hingga perayaan malam pergantian tahun berakhir.
Hari biasa, penjagaan hanya melibatkan 30 personil saja, namun untuk menyambut perayaan Natal dan khususnya perayaan Tahun Baru, jumlahnya ditambah menjadi 100 personil setiap hari. Personil yang ditugaskan berasal dari kesatuan Brimob Detasemen C Polda Bali.
Mereka ditugaskan untuk memeriksa kendaraan, orang dan barang yang masuk dan keluar Bali. Pemeriksaan ini penting, agar Bali bebas dari ancaman teror maupuan peredaran narkoba.
Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengatakan dengan pengetatan pengamanan baik dipintu masuk maupun keluar Bali diharapkan bisa mencegah lolosnya pelaku kejahatan dan bahan berbahaya seperti bahan peledak yang dapat mengacaukan situasi kemanan saat warga merayakan libur Natal dan tahun Baru.
Tingkat kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dari Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, sejak sepekan belakangan ini mengalami peningkatan. Dari pengamatan Jumat 22 Desember 2017 dan Sabtu 23 Desember 2017, kendaraan luar Bali yang masuk ke Bali juga mulai mengalami lonjakan.
Dari data produksi Angkutan Natal Tahun 2017 dan Tahun Baru 2018, H-1 tanggal 24 Desember 2017 sampai dengan 25 Desember 2017 dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk, kapal yang beroperasi 33 unit naik 6% dari tahun 2016 hanya 31 unit. Dengan jumlah penumpang 31.100 orang naik 1% dari tahun 2016 30.894 orang. Kendaraan roda dua 2.240 unit turun 2% dari tahun 2016 2.288 unit, roda empat 4.669 unit naik 4% dari tahun 2016 4.486 unit.
Sedangkan jumlah yang telah diseberangkan Pelabuhan Ketapang dari hari H-7 sampai H-1, penumpang 189.672 orang turun 8% dari tahun 2016 206.159 orang, roda dua 12.938 unit turun 22% dari tahun 2016 16.532 unit dan roda empat 30.129 unit turun 4% dari tahun 2016 31.432 unit.
