Bangun Citra Yang Baik, Sriwijaya Air Prioritaskan Keselamatan dan Kenyamanan Penumpang

0
WhatsApp Image 2019-07-29 at 14.04.01

Sriwijaya Air  terus berkomitmen untuk selalu mengkedepankan keselamatan  kepada penumpang dalam setiap menjalankan aktivitas penerbangannya. Hal ini sudah menjadi kewajiban maskapai group Garuda Indonesia itu untuk menjaga kepercayaan penumpang.

Direktur Quality, Safety, and Security Sriwijaya Airlines Capt.DR.Toto Soebandoro menyebut, minimnya tingkat kecelakaan yang terjadi pada Sriwijaya Air menjadi bukti bahwa Sriwijaya Air selalu bertanggung jawab dalam mengutamakan keselamatan penumpang

“Kami menyadari betul sebagai pemain baru di penerbangan, bahwa ini berdampak besar pada reputasi perusahaan. Alhamdulillah, kecelakaan yang terjadi di Sriwijaya Air itu tidak pernah menimbulkan korban satu pun. Ini kami lakukan sebagai tanggung jawab Sriwijaya Air ingin memberikan satu bukti kepada pelanggan bahwa kami konsen terhadap keselamatan itu  dan kami terus belajar,” kata Kapten Toto saat menjadi pembicara dalam program Indonesia Aviation Forum di studio EL JOHN TV di Neo Soho Capital lantai 40, Jakarta. Program talkshow ini dipandu oleh pengamat industri penerbangan Arista Atmadjati.

Kapten Toto mengungkapkan, Sriwijaya Air selalu patuh untuk menjalankan Safety Management System (SMS) yang diberlakukan Pemerintah. System ini mengacu pada ketentuan ICAO (International Civil Aviation Organization)

Ruang lingkup dari penerapan Safety Management System adalah keselamatan penerbangan pada khususnya keseluruhan dari layanan dukungan penerbangan dan keseluruhan yang berpengaruh langsung kepada keselamatan seperti pelayan Navigasi Udara, Manajemen pengoperasian Bandar udara dan sebagainya.

Menurut Kapten Toto, di samping SMS, Sriwijaya Air juga menerapkan 4 konsep yang wajib diikuti dan dilaksanakan oleh internal Sriwijaya. Ke-empat konsep itu yakni teknologi, pelatihan, kebijakan dan komunikasi.

“Ini adalah konsep mitigasi yang kita lakukan secara terus menerus dan itu harus dipahami oleh semua pihak, artinya seluruh personel Sriwijaya Air harus kompeten, itu menjadi kewajiban. Artinya kalau yang terjadi apa-apa itu adalah resiko  karena melanggar dari 4 ketentuan yang ada tadi. Tiada ada namanya accident karena mengikuti SOP terus terjadi itu tidak mungkin,” ujar Kapten Toto.

Kapten Toto menegaskan pihak manajemen tidak segan-segan bertindak tegas, jika ditemukan bukti ada kesalahan fatal  dari pegawai Sriwijaya Air.

“Kita tidak pandang bulu. Bahkan manajemen yang baru ini kita lebih tegas ada pelanggaran seperti itu selesai. Kita tidak ingin tindakan-tindakan yang kontra produktif terjadi di Sriwijaya Air. Kecuali kalau itu manusiawi artinya itu  tidak sengaja,” tegas Kapten Toto.

Kapten Toto mengungkapkan, selain keselamatan, Sriwijaya Air juga memprioritaskan kenyamanan penumpang. Hal ini sangat penting bagi Sriwijaya untuk menjaga citra perusahaan di mata penumpang. Karena itu layanan yang berkualitas harus tetap dipertahankan oleh Sriwijaya Air agar selalu dapat merangkul pelanggannya.

Contoh seperti long delay yang pada umumnya selalu terjadi pada dunia penerbangan. Menyikapi terjadinya long delay ini, Sriwijaya Air selalu memenuhi apa yang dibutuhkan pelanggannya.

“Ada tipe model penumpang, ada yang satu memanfaatkan keterlambatan ini untuk penghasilan tambahan, itu biasanya sering teriak-teriak, dia memprovokasi. Kemudian ada penumpang yang mementingkan sekali on time itu, karena dia mempunyai jadwal yang bekelanjutan dan ini yang kedua-duanya kita sikapi dengan menyampaikan, apakah bapak mau mengganti airline yang lain atau mau direfund, kita beri kesempatan kepada mereka. Tentu saja kompensasi yang menjadi perhatian penumpang pasti kami penuhi,” ungkap Kapten Toto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *