Bangun Destinasi, Pamekasan Harapkan Aliran Dana dari Pemerintah Pusat
Pemerintah Kabupaten Pamekasan akan membangun sejumlah destinasi wisata untuk mengembangkan sektor pariwisata di Kota Gerbang Salam tersebut. pembangunan akan dilakukan di sejumlah destinasi wisata, di antaranya, di Pantai Jumiang, Pantai Talang Siring, dan ekowisata mangrove.
Namun, menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pamekasan Achmad Sjaifudin untuk membangun destinasi wisata dibutuhkan dana yang tidak sedikit, karena itu dibutuhkan suntikan dana dari pemerintah pusat.
Achmad menjelaskan selama ini, pembangunan hanya mengandalkan keuangan daerah yang terbatas, karena sejak tahun 2018 Pamekasan tidak lagi mendapat dana alokasi khusus (DAK) pembangunan fisik. Akibatnya pembangunan tidak maksimal.
Pada alokasi tahun anggaran (TA) 2020 Pemkab Pamekasan mengusulkan DAK ke pemerintah pusat. Anggaran yang diusulkan senilai Rp 4 miliar. ”Semoga usulan kami dikabulkan,” katanya belum lama ini.
Menurut Achmad, suntikan anggaran dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk percepatan. Objek wisata yang akan dikembangkan harus segera jalan agar pembangunan tuntas. Dengan demikian, destinasi wisata itu bisa dioperasionalkan.
Pengelolaan pariwisata akan dioptimalkan. Empat kabupaten di Madura akan bekerja sama menggelar event untuk meningkatkan angka pengunjung. ”Event yang akan digelar mulai berskala nasional hingga internasional,” katanya.
Mantan kepala Dinas PU Pengairan Pamekasan itu meminta dukungan dari semua pihak. Tanpa sinergitas dari semua elemen masyarakat, pengembangan wisata tidak akan berjalan optimal.
