Bank Indonesia Berkomitmen Untuk Mendukung Pariwisata Nasional

0
36311189_1952433024809483_6340316462787330048_n

 

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo dan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya membahas tindak lanjut arahan Presiden untuk memprioritaskan Sektor Pariwisata sebagai Industri yang meningkatkan nilai neraca transaksi berjalan perdagangan Indonesia. Pembahasan digelar di ruang Ruang Kerja Menpar di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kamis, 28 Juni 2018.

Di pertemuan ini, Gubernur BI didampingi jajaran Deputi dan Direksi BI, sedangkan Menpar didampingi  Deputi Bidang Destinasi dan Dadang Rizky Ratman, Ketua Tim Percepatan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, Hiramsyah S. Thaib, dan Asdep Bidang Investasi, Hengky Manurung.

Kepada Menpar, Gubernur BI menyatakan dukungannya terhadap perkembangan pariwisata Indonesia. Ada empat point dukungan yang diberikan bank sentral Indonesia itu, yakni:

  1. 46 kantor perwakilan BI di berbagai wilayah untuk mengangkat kerajinan setempat yang bisa dilinkkan dengan pariwisata. Secara total, BI melakukan pembinaan untuk 500 UMKM di 46 kantor perwakilan.
  2. Kerja sama dalam promosi, selama ini sudah ada kerja sama dengan kemenpar untuk investasi pariwisata yang akan dilaksanakan secara lebih intensif, 5 kantor perwakilan BI di luar negeri siap mengarahkan investor agar berinvestasi di bidang pariwisata.
  3. BI sedang mereview kebijakan mengenai UMKM, agar bisa lebih mengakomodir sektor industri pariwisata.
  4. BI akan mendorong pengembangan pertumbuhan destinasi pariwisata.

Selain poin tersebut, Direktur BI Perry Warjiyo berkomitmen memenuhi dukungan Bank Indonesia yang diperlukan Kemenpar.

Dalam audiensi tersebut Menpar  menyampaikan performa pertumbuhan Sektor Pariwisata yang sangat positif dan mendapatkan pengakuan di panggung internasional selama beberapa waktu terakhir.

Gubernur BI juga menyampaikan, pada Akhir bulan Agustus 2018 akan ada rapat koordinasi pusat dan daerah Bank Indonesia, pada akhir bulan Agustus tersebut, Rakorpusda BI kali ini akan berfokus membahas pengembangan pariwisata dari Bank Indonesia.

Kabar baik lainnya yang merupakan dukungan BI untuk sektor Pariwisata RI, dalam reorganisasi struktur, BI akan memiliki 1 divisi khusus untuk pengembangan pariwisata dan halal tourism.

Audiensi tersebut ditutup dengan pertukaran souvenir dan foto bersama. (Sumber Kemenpar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *