Best National Costume! Denisa Elysia Tampilkan Pesona Indonesia di Panggung Dunia

Denisa Elysia tampil penuh energi saat mewakili Indonesia di ajang Miss Fashion International 2025. Sejak awal kemunculannya, ia langsung menarik perhatian banyak orang. Pembawaannya yang tenang namun kuat membuatnya semakin standout di antara para finalis.
Malam penobatan menjadi semakin meriah ketika Denisa diumumkan sebagai pemenang Best National Costume. Kostum yang ia kenakan mengusung konsep “anoa”, hasil karya Balijonk Art Fashion. Nuansanya tegas, penuh detail, dan menghadirkan karakter alam yang begitu kuat.
Denisa menyebut momen itu sebagai salah satu pengalaman paling berharga di hidupnya. Ia merasa seluruh proses yang dijalani terbayar dengan sangat manis. Ekspresi bahagianya membuat semua orang di sekitarnya ikut merasakan euforia itu.
Kostum “anoa” yang dipakainya menjadi pusat perhatian selama kompetisi. Ornamen, tekstur, dan siluetnya menunjukkan kreativitas yang dipikirkan dengan matang. Denisa terlihat seperti tokoh mitologi yang membawa pesan tentang kekuatan alam Indonesia.

Ia bercerita bahwa perjalanan menuju ajang tersebut penuh dengan latihan dan penyesuaian. Setiap hari ia mempersiapkan diri untuk bisa tampil maksimal. Ada banyak momen yang membuatnya tumbuh, baik secara mental maupun profesional
Latihan-latihan yang ia jalani mengajarkannya disiplin baru. Ia belajar mengatur napas, mengolah ekspresi, hingga belajar memahami tubuhnya sendiri ketika melangkah di runway. Semua proses itu memberi kepercayaan diri tambahan.
Saat namanya dipanggil sebagai pemenang, Denisa sempat terdiam beberapa detik. Ia merasakan dadanya penuh rasa syukur dan lega. Sorak para peserta lain membuat momen itu semakin hangat.
Di dalam hatinya, ia langsung teringat keluarga, timnya, dan Yayasan El John Indonesia yang terus mendukungnya. Ia merasa kemenangan itu adalah milik bersama. Semangat mereka selalu menemani langkahnya sejak awal.
Putri Binaan Yayasan El John Indonesia juga menaruh rasa hormat besar pada para desainer dan stylist yang membuat kostum tersebut. Mereka bekerja dengan perhatian pada detail dan ketelitian tinggi. Setiap elemen kostum memberikan energi kuat yang ia rasakan sepanjang malam itu.

Orang-orang di balik layar pun memiliki peran yang tidak kalah penting. Mereka memastikan semuanya berjalan lancar, dari penataan rambut hingga kesiapan kostum. Kehadiran mereka membuat Denisa merasa tenang dan siap tampil.
Mengenakan kostum “anoa” membuat Denisa merasa memiliki misi khusus. Ada pesan tentang alam dan identitas Indonesia yang ingin ia bawa ke setiap langkahnya. Ia merasa terhubung dengan karakter kostum tersebut sejak pertama kali mencobanya.
Selama kompetisi, Denisa juga bertemu banyak perempuan yang memiliki semangat yang sama. Mereka saling berbagi cerita, saling mendukung, dan membangun ikatan baru. Pengalaman itu membuatnya melihat sisi lain dari dunia pageant.

Dalam kesempatan wawancara, Denisa memberi pesan untuk para desainer lokal. Ia mengajak mereka terus berkarya dan membawa inspirasi dari budaya Indonesia. Menurutnya, kreativitas yang lahir dari identitas sendiri punya kekuatan besar.
Ia juga memberi dorongan untuk generasi muda yang memiliki mimpi serupa. Denisa berharap mereka berani mengambil peluang dan tidak takut bermimpi besar. Ia percaya setiap perjalanan selalu dimulai dari langkah kecil.
Kini, setelah membawa pulang gelar Best National Costume, Denisa merasa semakin bersemangat melangkah ke babak baru. Ia ingin terus mengangkat nama Indonesia melalui karya, penampilan, dan dedikasi. Perjalanan ini menjadi salah satu cerita yang akan selalu ia ingat sepanjang hidupnya.
Devin Tria Saputro
