BLK Provinsi Kalimantan Produksi Masker untuk Tim Medis

0
313a2fa01c46c82db78ffe35d049da5a

Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Selatan memaksimalkan keahlian menjahit para siswanya untuk ikut terlibat menyediakan alat pelindung diri (APD) berupa masker kain untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Melibatkan 16 siswa jurusan menjahit yang sudah menempuh pendidikan sekitar enam minggu, BLK Kalsel menargetkan mampu produksi 1.500 lebih masker untuk dibagikan ke para tim medis, pegawai lingkup Pemprov Kalsel dan masyarakat.

Belasan siswa memproduksi masker di ruang praktik menjahit di BLK Kalsel yang beralamat di Jalan Sungai Ulin, Banjarbaru tersebut.

Kepala BLK Kalsel, Suhirman mengatakan, pembuatan masker merupakan arahan langsung dari Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi.

“Kami produksi 1.500 lebih. Nanti 1.000 diminta dikirim ke BBPLK, sisanya untuk ASN Pemprov Kalsel dan masyarakat sekitar BLK,” katanya.

Dia mengungkapkan, BLK yang diminta memproduksi masker bukan hanya mereka tapi semua BLK yang tersebar di Indonesia.

“Nanti masker yang ditampung di BBPLK kemungkinan disebar ke daerah-daerah yang memerlukan untuk tim medis. Karena, ketersediaan masker saat ini sangat langka,” ungkapnya.

BLK Kalsel sendiri sudah mulai memproduksi masker sejak tiga hari yang lalu. Total, sudah ada 500 lebih masker yang selesai.

“Kami targetkan besok (hari ini) 1.500 masker sudah selesai,” beber Suhirman.

Bahan bakunya, dia menyampaikan, pihaknya menggunakan kain katun yang dijual di pasaran. Untuk standar kesehatannya, dirinya belum mengetahuinya. Yang terpenting menurutnya masker bisa menutupi bagian mulut dan hidung.

“Yang penting bisa menutupi, supaya dapat terhindar dari paparan virus,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *