Blora Tampil PD Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Even Promosi Wisata

0
wisata di blora

Jadi tuan rumah even promosi wisata dan budaya se eks Karesidenan Pati pada 15-16 Juli mendatang, Kabupaten Blora benar-benar allout demi suksesnya even yang diikuti enam kabupaten itu. Yakni Pati, Kudus, Jepara, Rembang, Demak dan Blora. Atau sering disingkat Pakudjembara.

 Even ini memang even regional untuk kawasan Jawa Tengah pantura timur. Namun demikian, Pemkab Blora akan maksimal promosi wisatanya. Apalagi dalam pameran itu juga mengundang ratusan buyers dari Jawa Tengah. Tentunya para buyers yang nota bene bergerak di bidang industri pariwisata itu akan memperkenalkan pada koleganya dari provinsi lain terkait pariwisata di Bumi Samin ini.

 ‘’Karena itu kami benar-benar mempersiapkan semaksimal mungkin. Kami juga ingin belajar banyak dari peserta dari luar Blora,’’ kata Kuntoaji, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Blora.

 Menurut Kuntoaji enam kabupaten telah sepakat bila Blora ditunjuk sebagai tuan rumah. ‘’Ini sebagai kehormatan dan tantangan. Seiring dengan gencarnya penataan pariwisata di Blora. Semoga event ini nantinya bisa memberikan dampak positif mempromosikan potensi pariwisata Blora,’’ katanya.

Kunto menjelaskan, event bersama ini kegiatan rutin setiap tahun. Untuk tahun ini penyelenggaraan di Blora merupakan event ketiga. ‘’Rencana akan diselenggarakan di pertengahan Juli 2017 ini. Akan ada berbagai kegiatan diselenggarakan,’’ terang dia.

Mantan Camat Kota itu menuturkan, beberapa kegiatan akan diselenggarakan di antaranya pameran atau expo potensi pariwisata dari enam kabupaten. Expo kerajinan UMKM, panggung gebyar seni budaya, kirab/karnaval seni budaya dan masih banyak lagi. ‘’Kami sedang bahas apa saja kegiatannya,’’ tutur dia.

Sementara itu, rapat koordinasi (rakor) telah digelar minggu lalu. Selain dihadiri perwakilan enam kabupaten, hadir juga Kepala Seksi Pengembangan Produksi Pariwisata Disbudpar Jawa Tengah Prambudi Traju Trisno, Sekretaris Daerah Blora Bondan Sukarno, beserta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Blora. Hadir pula pegiat pariwisata Blora, seperti Pokdarwis, Abipara, PHRI, Dekranasda, Formi dan Paguyuban Kakang Mbakyu Blora (Pakamba).

Sekda Bondan Sukarno menegaskan, event bersama ini selaras dengan usaha Pemkab Blora semakin serius meningkatkan pembangunan di sektor pariwisata. Diharapkan mampu memberikan dampak positif sektor-sektor lainnya seperti UMKM, perdagangan, kuliner, jasa perhotelan. ‘’Saya berharap semua kabupaten terlibat saling sengkuyung sehingga event bisa terselenggara dengan sukses,” katanya.

Kasi Pengembangan Produksi Pariwisata Disbudpar Jawa Tengah Prambudi Traju Trisno mengatakan, prinsipnya event ini event Jawa Tengah. Pemprov akan membantu memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan diperlukan demi suksesnya pelaksanaan kegiatan. ‘’Panitia diharapkan menyiapkan segala sesuatu di luar yang disediakan oleh pemprov. Kami berharap event ini bisa membangkitkan industri pariwisata di kawasan Pantura Timur Jawa Tengah,’’ terang dia.

Lebih jauh Kuntoaji menegaskan, dalam even nanti Kabupaten Blora akan banyak mengekspose wisata unggulannya. Diantaranya  Wana wisata migas yang terletak di Desa Ledok, Kecamatan Sambong. ‘’Desa Ledok ini memiliki historis di jaman kemerdekaan. Karena waktu itu Bung Karno datang ke Blora meminta suplai minyak untuk perang. Jadi Blora khususnya Desa Ledok punya andil yang besar pada jaman kemerdekaan,’’ katanya.

Dijelaskannya, Desa Ledok terdapat 235 sumur minyak dan sebagian masih beroperasi. Selain itu terdapat juga situs pemandian peninggalan Belanda yang masih bisa dikembangkan. “Kami berharap BUMDes bisa mengelola wana wisata ini. Tentunya ada kerja sama dengan Perhutani. Karena mereka yang memiliki wilayah,’’ katanya.

Kuntoaji berharap dengan makin kuatnya promosi desa wisata migas di Desa Ledok, maka Blora memiliki alternatif desa wisata yang unik dan berbeda dengan daerah lain. ‘’Sudah kami siapakan sebagi destinasi wisata terpadu. Sebagai sarana mengenalkan proses pengelolaan migas yang ada di Cepu,’’ pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *