BNPB dan Menparekraf Bertemu Bahas Mitigasi Bencana di Objek Wisata

0
menpar

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menggelar rapat dengan Menteri Pariwisata Wishnutama untuk membahas mitigasi bencana di kawasan wisata, Jumat (3/1/2020).

Doni mengatakan, langkah pertama yang akan dilakukan dalam memitigasi bencana di kawasan wisata adalah mengetahui potensi bencana di destinasi-destinasi wisata.

“Daerah destinasi wisata ini masing masing ancamannya berbeda, jadi kita ketahui dulu jenis ancaman yang ada, kemudian kita siapkan fasilitas, baik itu lembaga, SDM-nya, termasuk peralatan karena ada anggarannya,” kata Doni di Graha BNPB, Jumat siang.

Doni menambahkan, pertemuannya dengan Wishnutama bertujuan untun meningkatkan koordinasi antar-instansi pemerintah terkait memitigasi bencana di daerah wisata.

Ia mengatakan, dari 11 destinasi wisata prioritas, terdapat 5 lokasi yang menjadi super prioritas antara lain Danau Toba, Labuan Bajo, Mandalika Kupang, Borobudur dan lainnya. Semua itu harus disiapkan sebuah kelembagaan BPBD yang mumpuni, sehingga ketika terjadi sesuatu, risiko korban jiwa, kerugian harta benda dan sebagainya misalnya, dapat diminimalisir atau dikurangi.

Sementara itu, Menparekraf Wishnutama menyampaikan, security dan safety menjadi salah satu top of mind saat orang memilih satu tujuan wisata. Karena itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sudah berkoordinasi dengan BNPB untuk mempersiapkan manajemen krisis saat terjadi bencana.

“Pentingnya rasa aman dan nyaman, security dan safety, itu adalah menjadi salah satu top of mind dari tujuan wisata. Oleh karna itu kami sudah berkoodinasi sebetulnya dengan Pak Doni bagaimana kami mempersiapkan menejemen, termasuk manajemen krisis dan sebagainya dan bagaimana kalau terjadi bencana,” kata Wishnutama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *