Borobudur Jadi Saksi Persahabatan Indonesia–Prancis, Presiden Prabowo dan Presiden Macron Tampil Serasi di Situs Warisan Dunia

0
IMG_2944-1024x633

Dalam sebuah momen yang sarat makna sejarah dan nilai kemanusiaan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron melakukan kunjungan bersama ke Candi Borobudur, salah satu situs budaya paling ikonik dan sakral di dunia. Didampingi oleh Ibu Negara Prancis, Brigitte Macron, kunjungan ini menjadi bagian penting dari upaya mempererat hubungan bilateral Indonesia–Prancis.

Sejak pagi, kawasan Candi Borobudur telah dipenuhi suasana semarak. Barisan pelajar lokal menyambut hangat kedua pemimpin negara dengan mengenakan pakaian adat Jawa sambil mengibarkan bendera kedua negara. Jalur menuju candi menjadi lautan semangat dan antusiasme, mencerminkan semangat persatuan yang membalut kehormatan atas kunjungan ini.

Presiden Prabowo dan Presiden Macron tampak serasi mengenakan kemeja putih, menunjukkan kesederhanaan dan keakraban yang menyatu dalam suasana khidmat dan ramah. Mereka berjalan bersama menyusuri pelataran candi, mengamati kemegahan arsitektur yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia sejak 1991.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan penghargaan tinggi atas kehadiran Presiden Macron dan Ibu Negara di jantung peradaban Nusantara ini. Ia menekankan bahwa Borobudur bukan hanya simbol spiritual, tetapi juga perwujudan nilai luhur bangsa Indonesia yang menghormati perbedaan, menjunjung tinggi toleransi, dan memelihara warisan budaya dengan penuh kebanggaan.

“Borobudur adalah mahakarya yang mewakili semangat peradaban kita. Ia lahir dari kedalaman nilai spiritual, filosofi hidup, dan budaya bangsa. Ini adalah simbol toleransi dan kekayaan bangsa Indonesia yang berdasarkan Pancasila, yang menjunjung tinggi kerukunan antarumat,” ucap Presiden Prabowo.

Lebih jauh, Presiden Prabowo menyoroti kesamaan nilai-nilai yang dipegang oleh Indonesia dan Prancis. Ia menyebut kedua negara memiliki sejarah panjang, budaya kuat, serta visi kemanusiaan yang sejalan, yakni tentang perdamaian, kebersamaan, dan penghargaan terhadap keberagaman.

“Kita berbagi semangat yang sama sebagai bangsa besar. Prancis dan Indonesia memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai universal: toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan semangat untuk membangun dunia yang lebih damai,” tambahnya.

Presiden Macron sendiri memberikan tanggapan yang hangat dan penuh penghormatan terhadap Indonesia dan situs Borobudur. Ia menyebut Borobudur sebagai bukti keunggulan budaya Indonesia yang tidak hanya penting bagi rakyat Indonesia, tetapi juga menjadi inspirasi spiritual dan arsitektural bagi dunia.

“Borobudur bukan sekadar situs budaya. Ia adalah lambang pencapaian kemanusiaan, hasil dari kebijaksanaan dan nilai spiritual yang dalam. Tempat ini menjadi bukti bahwa Indonesia telah memberikan kontribusi luar biasa bagi peradaban global,” tutur Presiden Macron.

Kunjungan kenegaraan ini tidak hanya memperkuat hubungan diplomatik di level pemerintahan, tetapi juga menciptakan ruang dialog budaya yang konstruktif. Presiden Prabowo menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa masa depan hubungan Indonesia–Prancis akan semakin erat, terutama melalui kolaborasi antarbudaya dan masyarakat sipil.

“Saya yakin kerja sama kita akan terus tumbuh. Seniman, budayawan, pelaku kreatif dari kedua negara akan semakin banyak bertemu, berkarya, dan membangun jembatan budaya yang memperkaya hubungan kita,” ujar Prabowo optimistis.

Borobudur, dalam kunjungan ini, tidak hanya berdiri sebagai latar sejarah. Ia menjadi panggung spiritual dan simbolis dari pertemuan dua bangsa besar yang memandang masa depan dengan semangat kolaborasi, saling pengertian, dan penghormatan terhadap warisan luhur umat manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *