BPKS Harap Sumut Jadi Pintu Gerbang Wisata ke Aceh
Sumatera Utara khususnya Kota Medan menjadi pintu masuk wisatawan mancanegara melalui Bandara Kualanamu. Banyak wisatawan mancanegara berkunjung ke Sumut, tetapi belum ramai yang berlanjut ke wisata Aceh khususnya Sabang.
Hal ini dikatakan Kepala Badan Pengusaha Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), Fauzi Husein, Senin (18/12).
“Sebelum tsunami, konflik ada, tetapi setelah tsunami dan sekarang Aceh sudah lebih aman dan nyaman untuk berkunjung ke Aceh khususnya Sabang,” katanya.
Di Aceh, sambungnya, banyak daerah kunjungan wisata seperti Museum Tsunami, Lampu’u, kemudian di Sabang ada diving, snorkling dan juga sekarang ada ecotourism track, masuk ke hutan melalui trek yang sudah disiapkan.
“Khusus wisatawan nusantara bisa berkunjung ke kawasan Titik Nol Indonesia,”ujarnya.
Dikatakan Fauzi, minggu lalu pihaknya melihat wisatawan mancanegara ke Banda Aceh dan sudah ramai di Pantai Lhokna. Di sana, katanya, mereka berselancar karena pantainya sudah sangat sesuai untuk berselancar.
“Di sana sudah banyak homestay,”ujarnya.
Hampir setiap hari wisatawan mancanegara ke Aceh menggunakan jalan darat dan selanjutnya menyebrang ke Sabang.
“Mungkin mereka dari Kota Medan, Singapura atau Kuala Lumpur masuk ke Aceh kemudian naik ferry nyebrang ke Sabang. Empat tahun yang lalu, ferry penyeberangan hanya satu tapi sekarang sudah tiga dan baru sebulan yang lalu tambah satu jadi empat. Jadi peningkatannya sangat signifikan,” katanya.
