BPS: Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 berdasarkan data BPS (Foto: Generated AI)
El John News, Jakarta–Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2025 menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan mencapai 5,11 persen. Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun 2024 yang tercatat sebesar 5,03 persen.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku, ekonomi Indonesia pada 2025 mencapai Rp23.821,1 triliun, dengan PDB per kapita sebesar Rp83,7 juta atau setara USD 5.083,4.
“Secara tahunan atau year on year, ekonomi Indonesia tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11 persen. Angka ini menunjukkan kinerja ekonomi yang tetap solid dan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya”
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, 5 Februari 2026
Dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi 2025 ditopang oleh kinerja sejumlah lapangan usaha. Lapangan Usaha Jasa Lainnya mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni 9,93 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan 7,03 persen.
BPS juga mencatat kinerja ekonomi pada triwulan IV-2025 terhadap triwulan IV-2024 tumbuh sebesar 5,39 persen secara tahunan (year on year). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 8,98 persen. Adapun dari sisi pengeluaran, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh paling tinggi dengan capaian 6,12 persen.
“Pertumbuhan pada triwulan IV menunjukkan perbaikan aktivitas ekonomi, terutama pada sektor transportasi serta investasi yang tercermin dari peningkatan PMTB,” jelas Amalia.
Secara kuartalan, ekonomi Indonesia pada triwulan IV-2025 dibandingkan triwulan III-2025 tumbuh 0,86 persen (quarter to quarter). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 13,59 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah melonjak signifikan dengan pertumbuhan 37,68 persen.
Dari aspek spasial, BPS mencatat Pulau Jawa masih menjadi kontributor terbesar perekonomian nasional sepanjang 2025. Wilayah ini menyumbang 56,93 persen terhadap total ekonomi nasional dan mencatat pertumbuhan sebesar 5,30 persen secara tahunan.
Amalia menegaskan, capaian tersebut mencerminkan ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global serta peran kuat konsumsi, investasi, dan ekspor dalam menopang pertumbuhan.
