Breaking News: Dirut BEI Iman Rachman Mundur Usai IHSG Anjlok
Ilustrasi Iman Rachman menyatakan mundur sebagai Direktur Utama (Dirut) BEI (Foto: Generated AI)
El John News, Jakarta-Kabar mengejutkan datang dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Direktur Utama BEI, Iman Rachman, secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Pengumuman tersebut disampaikan secara mendadak pada Jumat pagi, (30/1/2026).
Pengunduran diri ini disebut sebagai bentuk tanggung jawab atas tekanan tajam yang dialami Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama dua hari perdagangan berturut-turut. Dalam pernyataannya, Iman menegaskan bahwa langkah tersebut diambil demi menjaga kepercayaan dan keberlanjutan pasar modal Indonesia.
Seperti diketahui, IHSG mengalami pelemahan signifikan sejak Rabu, 28 Januari 2026. Tekanan berlanjut hingga sesi I perdagangan keesokan harinya. Saat pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB melalui Jakarta Automated Trading System (JATS), IHSG langsung merosot ke level 7.654,66 atau turun 665,89 poin, setara dengan pelemahan 8 persen dari penutupan sebelumnya di posisi 8.320.
Kondisi tersebut memaksa BEI menghentikan sementara perdagangan atau melakukan trading halt pada pukul 09.26 WIB guna menahan laju penurunan yang semakin dalam.
“Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, dan sebagai bentuk tanggung jawab atas apa yang terjadi dalam dua hari terakhir, menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama BEI”
Iman menilai, meskipun terdapat tanda-tanda perbaikan kondisi pasar, keputusan untuk meletakkan jabatan merupakan langkah yang diperlukan demi menjaga stabilitas dan kepercayaan investor.
“Walaupun kondisi kita saat ini mulai membaik, saya memandang keputusan ini sebagai langkah terbaik bagi pasar modal ke depan,” tambahnya.
Dengan pengunduran diri tersebut, posisi Direktur Utama BEI untuk sementara akan dijalankan oleh pelaksana tugas hingga ditetapkan pimpinan definitif.
Rekam Jejak Panjang di Pasar Modal dan BUMN
Iman Rachman merupakan figur berpengalaman di sektor pasar modal dan BUMN. Kariernya dimulai di Danareksa Sekuritas sebagai manajer pada 1998–2003, lalu berlanjut di Mandiri Sekuritas dengan berbagai posisi strategis hingga menjabat Direktur Investment Banking selama periode 2003–2016.
Di BUMN, Iman pernah menjabat Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) pada 2016–2018 dan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) pada 2018–2019. Ia kemudian dipercaya menjadi Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) pada 2019–2020, sebelum menjabat Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) pada 2020–2022.
