GTM-M5D75JWP

Bukan Wanita, Pria Justru Lebih Rentan Frustasi

0
fall-in-love-600x330

Banyak wanita yang berpikir kalau dirinya orang yang paling menderita ketika putus cinta. Wanita lebih rentan frustasi dibanding pria. Mereka sering berpikir kalau pria yang baru saja putus cinta akan dapat seketika melupakan mantan pacar. Sekaligus kenangan manis keduanya. Kemudian bisa dengan mudah menggandeng wanita lain sebagai pasangan baru.

Faktanya tidaklah demikian. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Wake Forest University, yang menggunakan sampel 1.600 anak muda (pria dan wanita), menemukan kenyataan bahwa pria lebih menderita saat putus cinta.

Kesimpulannya, ketika putus dengan pasangannya, pria cenderung tidak bisa mengungkapkan perasaannya seperti wanita. Pria tidak bisa menangis siang malam, curhat sana sini atau memutar lagu mellow. Dia akan memendamnya sendiri. Inilah yang membuat pria menjadi lebih lama menderita.

Robin Simon, salah satu peneliti dari Wake Forest University menjelaskan pria memiliki emosi yang dalam. Itu sebabnya, dia lebih terpengaruh pada situasi yang menyenangkan atau menyedihkan. Dalam hal ini termasuk situasi saat putus cinta. Pria akan memakai logika ketika cintanya kandas. Perasaan sedih yang disimpannya dalam waktu lama membuat penderitaannya pun awet. pria pantang curhat pada orang lain karena ia tidak mau terlihat sebagai pria yang tidak bisa survive.

Lain halnya dengan wanita. Ketika putus cinta, dia langsung lega kalau sudah mendapat tempat curhat. Kemudian ketika ada pria lain yang memperhatikannya. Dia dengan mudah akan terbawa perasaan dan segera menyambut cinta yang baru. Sering terdengar bukan, pria menggerutu karena mantannya sudah punya gandengan baru, sementara ia masih jomblo? Sebabnya itu tadi, dia masih susah melupakan rasa sakit akibat putus cinta.

Oleh karena itu, wajar pria menjadi sebal kalau kaumnya disebut sebagai kaum gampangan. Gampang tertarik pada cewek asalkan cantik, gampang dapat pacar baru atau gampang mendapatkan pasangan kapan pun mau. Nyatanya tak segampang itu. Ketika seorang pria merasa telah jatuh cinta secara mendalam dan ingin serius menjalin hubungan. Dia cenderung tidak akan melepaskan sang wanita.  Putus cinta menjadi hal yang paling menyakitkan baginya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *