Lifestyle

Cara berpakaian ala Harajuku

harajuku_tokyo_desktop_backgrounds_picture_hd_japan_images_wallpaper-1280x720

Harajuku adalah sebuah kawasan di distrik Shibuya, Tokyo yang banyak dikunjungi oleh anak-anak muda Jepang. Setiap akhir pekan, para anak-anak muda tersebut akan datang ke Harajuku dengan penampilan yang aneh untuk mengekspresikan diri mereka. Ketika anda mengunjungi daerah tersebut anda akan melihat banyak anak muda yang nongkrong di sana dan itu menjadi hal yang lumrah, Harajuku menjadi ikon kebebasan anak muda Jepang untuk berekspresi dalam berpakaian. Saat ini Harajuku tidak hanya trend di Jepang saja, bahkan sudah menjadi konsumsi masyarakat barat dan dunia. Sebagai contoh, artis yang terinspirasi dengan gaya harajuku adalah penyanyi Gwen Stefani, dan kemudian dengan cepat menjadi trend di Amerika. Padahal awalnya harajuku muncul karena adanya dorongan para generasi muda Jepang, yang ingin memadukan gaya fashion asli tradisional Jepang (seperti kimono dan sandal), dengan gaya modern ala barat.

Ada beberapa jenis cara berpakain harajuku loh seperti, Gothic Lolita, ini adalah gaya klasik harajuku. Cirinya adalah mengenakan busana campuran antara gothic, feminime, dan elegant. Sweet Lolita, Sama seperti Gothic Lolita, cara berpakaia seperti ini mirip dengan seorang putri. Bedanya Sweet Lolita tidak melibatkan warna hitam namun menggunakan warna-warna cerah seperti pink, ungu, biru dan sebagainya mirip seperti boneka. Cosplay, ini adalah gaya busana yang terinspirasi dari  tokoh game, tokoh anime, atau tokoh kartun favorit anda. Kawaii, artinya adalah cute, ini merupakan gaya anak-anak yang riang atau ceria. Anda bisa mengambil inspirasi dari tokoh anime, mainan, warna-warna pastel dan sebagainya. Wamono, yaitu gaya memadukan antara busana barat dengan gaya tradisional jepang.

Nah itu beberapa jenis pakaian ala Harajuku, selanjutnya mari kita mengetehaui bagaimana cara berpakaian ala harajuku. Salah satu keunggulan dari Harajuku adalah Layering. Sweater, rompi, atau jaket ditumpuk diatas blus dan T-shirt, gaun dikenakan dengan legging, dan gaya tumpuk pakaian lainnya, atau memberikan tampilan layering dengan memakai baju kusut misalnya. Memungkinkan anda untuk mencampur dan mencocokkan lebih banyak jenis gaya yang berbeda, dan menambah beberapa varaiasi untuk pakaian anda.  Pakaian bekas dan hasil kreasi sendiri adalah hal yang populer dalam pakaian Harajuku. Seperti rok berbunga yang akan tampak lebih lucu dengan pita yang disematkan diatasnya atau hal lainnya. Pemotongan kain untuk membuat sudut yang berani dan garis-garis yang dapat membuat bahkan sebuah gaun hitam polos tampil luar biasa dan menyenangkan.

Tambahkan aksesori liar yang anda miliki, seperti ikat pinggang, anting-anting, jepit rambut, perhiasan dan tas. Ingat, aksesori dapat berwarna-warni dan kelihatan mencolok, dan mereka tidak harus cocok dengan pakaian anda. Berbicara tentang mencolok dalam penggunaan aksesoris gaya Harajuku tertentu menghiasi baju dari kepala hingga kaki dengan aksesoris dan objek seperti lonceng kadang-kadang digunakan untuk menambahkan dimensi aural pakaian. Gaya harajuku tidak hanya tentang cara berpakaian, kuncir rambut termasuk gaya yang popular disamping rambut yang berwarna warni. Make up pun dibuat lebih kreatif, bahkan gaya make up seperti bermain theater pun bisa menjadi hal baru yang menyenangkan. Gaya harajuku bukan hanya melulu perwujudan protes terhadap gaya fashion saat ini (seperti yang dilakukan gaya punk harajuku), tetapi lebih daripada itu, yaitu bagaimana semuanya tampak indah dikenakan oleh anda. Jika menurut anda stocking corak pelangi atau polka dot cocok dikombinasikan dengan pakaian wol kotak-kotak, maka lakukan lah dengan cara anda. (arf)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button