Lifestyle

Cara mengendalikan emosi (Part 1)

Stress-Mandult

Disaat kamu merasa orang terdekat tidak dapat mengerti akan keadaan kamu, bahkan keadaan mereka membuat emosi kamu makin tersulut, kemudian mengingat banyaknya tugas yang belum juga kamu kerjakan juga. Mungkin hal ini akan membuat emosi semakin memuncak dan jika itu dibiarkan hanya akan membuat keadaan lebih buruk. Maka situasi tersebut adalah waktu dimana emosi kita tengah diuji maka sangat penting juga untuk mengetahui tentang bagaimana cara mengendalikan emosi itu. Bagaimanapun mengendalikan emosi itu bisa di anggap sangat penting. Selain tidak baik bagi kesehatan emosi juga akan memancarkan aura negatif yang membuat kita semakin terpuruk. Kenyataannya kita sering tergelincir pada situasi yang kurang menguntungkan dalam memanajemen emosi. Kita kadang diuji dengan keadaan yang merugikan untuk dijalani, bahkan kerugian itu selalu datang bertubi-tubi yang pada akhirnya membuat emosi kita tersulut.

Maka dari sini sangatlah penting untuk mengetahui bagaimana mengendalikan emosi diri. Tips pertama dalam mengendalikan emosi untuk menjadi seseorang yang pandai dalam mengendalikan emosi yaitu dengan mengenali terlebih dahulu diri kita secara lebih dalam. Dalam hal ini disaat kita mulai merasakan emosi yang memuncak atau emosi yang akan keluar maka perlu kita cermati kenapa hal itu bisa terjadi, sehingga kita tau beberapa hal yang dapat memicu emosi kita. Kemudian kenali gerak tubuh yang menunjukkan kita sedang emosi, seperti tangan yang mulai berkeringat, jantung tang seakan berdetak lebih kencang dll, karena jika kita mengetahui hal ini maka kita dapat menghindari emosi yang memuncak jika dapat meminimalisir akar dari hal itu. Kadang kita disaat emosi memuncak selalu melakukan sesuatu hal secara tiba-tiba yang pada akhirnya hanya akan membuat kita merasa menyesal pada apa yang telah kita lakukan.

Maka penelitian menyebutkan salah satu cara mengendalikan emosi adalah dengan berhenti mengerjakan sesuatu selama 6 detik, karena dapat mengurangi tingkat emosi kita. Hal itu juga dapat membuat otak kita lebih mengajak kita untuk mengetahui apa yang akan kita lakukan dan dampaknya, untuk mengetahui benar dan salahnya apa yang akan kita lakukan. Meditasi memang sebuah langkah yang sangat tepat untuk meredam emosi anda, terutama ketika sedang sangat marah atau sangat sedih. Saat emosi anda sudah hampir mencapai batas puncak, temukanlah ruangan yang tenang, cari posisi duduk yang nyaman, bernafaslah dengan pelan, dan fokus pada satu titik tertentu. Pejamkan mata anda, dan mulailah untuk bermeditasi selama 5-15 menit. Hal ini sangat berguna untuk membantu anda mengurangi kadar emosi yang menggelegak di kepala.Memang, akan sangat susah untuk berpikir secara logis saat emosi sedang tinggi-tingginya. Namun hal ini justru menjadi suatu ujian, seberapa tenangnya anda bisa menghadapi tekanan.

Yang dimaksud berpikir dengan logis adalah mempertimbangkan masak-masak keuntungan dan kerugian dengan perhitungan matematis. Gunakanlah perhitungan dan pertimbangan logis tersebut untuk mengatasi rasa marah, benci, takut, atau harapan tinggi yang ditimbulkan oleh emosi anda. Ketika suatu masalah membuat beban emosi anda semakin berat, cobalah untuk memikirkan hal-hal lain. Anda bisa mencoba berhitung dari 1 sampai 10, menyebutkan berbagai nama binatang yang anda ketahui, atau mengingat-ingat cerita lucu yang pernah anda baca. Usahakan untuk tidak memikirkan masalah yang menjadi sumber emosi sampai anda merasa lebih siap untuk menghadapinya tanpa harus “meledak”. (arf)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close