Cara merawat gigi yang baik
Gigi juga merupakan salah satu organ penting pencernaan. Gigi digunakan untuk mengunyah makanan sebelum masuk ke saluran pencernaan. Jika ada gangguan pada gigi tentu proses pencernaannya menjadi terganggu pula.Gigi yang bermasalah juga dapat mengganggu aktifitas sehari-hari. Semua itu bisa dicegah hanya dengan melakukan perawatan gigi yang baik dan teratur. Selain itu, biaya yang harus dikeluarkanpun lebih murah dibandingkan kalau gigi sudah terlanjur berlubang dan harus dirawat oleh dokter gigi. Menurut World Health Organization (WHO), pada 2012 ada sekitar 60-90 persen penduduk sebuah negara yang mengalami gigi berlubang. Dan gigi berlubang adalah “investasi untuk penyakit-penyakit kronis,” jelas Dr. drg. Zaura Rini Anggraeni, MDS.
Pilih bulu sikat gigi yang jangan terlalu keras/lembek/jarang. Ujung sikat gigi dan ujung bulu sikat sedekat mungkin karena bila tidak ujung sikat sudah mentok ke bagian belakang mulut tapi bulu sikat tidak kena ke permukaan gigi bagian belakang. Atau pilihlah sikat gigi kecil untuk menyikat gigi geligi bagian belakang /gigi geraham. Gantilahlah sikat gigi minimal setiap 3 bulan sekali atau bila bulu sikat gigi sudah tidak beraturan. Saat memilih sikat gigi, maka pilihlah yang sikatnya lembut karena dengan menggunakan sikat yang keras maka akan merusak gusi. Setelah pemakaian sikat gigi yang lebih dari 3 bulan, maka anda perlu segera menggantinya dengan yang baru. Sebab akan memberikan hasil yang kurang maksimal saat menyikat gigi anda.
Lakukan dengan gerakan vertikal dari arah gusi ke ujung gigi. Untuk rahang atas, dari atas ke bawah dan sebaliknya, untuk rahang bawah, dari bawah ke atas. Bagian luar, dalam dan permukaan gigi yang untuk mengunyah disikat dengan teliti tapi tanpa tekanan. Gusi juga harus disikat agar sisa-sisa makanan lunak yang ada di leher gigi tersikat dan melakukan massage pada gusi sehingga gusi sehat, kenyal dan tidak mudah berdarah. Juga mencegah terbentuknya karang gigi. Sebaiknya dilakukan minimal 2 kali sehari pada pagi hari sesudah sarapan dan malam hari sebelum tidur. Lebih baik menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor yang dapat menguatkan email.
Banyak sekali orang yang salah memahami bahwa dengan menggunakan banyak busa lewat odol maka akan membuat gigi cepat bersih. Namun sebaiknya anda menggunakan odol yang seukuran biji jagung saja sebab jika busa saat menyikat gigi banyak akan membuat anda ingin cepat menyelesaikannya. Sikat gigi anda dengan arah vertical hingga seluruh kotoran pada sela-sela gigi anda juga ikut terangkat. Usahakan untuk memeriksa seluruh sela-sela gigi anda setiap menyikat gigi anda. Setelah menyikat gigi bagian depan, maka beralihlah menyikatnya secara vertical di bagian samping kanan dan kiri anda. Pastikan seluruh bagian samping gigi anda tersikat dengan baik satu persatu.
Penting juga bagi anda untuk menggunakan cairan penyegar mulut. Sebab dengan cairan mulut tersebut anda bisa mengurangi jumlah bakteri pada mulut anda. Mulut anda akan segar dan terhindar dari bakteri. Gunakan dental-floss (benang gigi) bila diperlukan untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak mudah dijangkau dan gunakan obat kumur untuk mengatasi bau mulut. Hindari penggunaan tusuk gigi untuk membuang sisa makanan. Sebab, bisa melukai gusi dan mengakibatkan gusi bengkak. Kurangi konsumsi makanan manis, lengket, dan asam. Segeralah berkumur sesudah makan makanan tersebut. Gula adalah penyebab utama pembusukkan gigi dan jika bergabung dengan plak, bakteri Streptococus mutans akan menghasilkan asam yang mempercepat pembentukan lubang gigi (karies).
Pilih permen karet bebas gula karena dapat merangsang produksi air liur (saliva) untuk mencegah masalah gigi berlubang. Merawat email gigi dengan suplemen fluoride hanya efektif hingga usia 11 tahun. Selanjutnya gunakan pasta gigi berfluorida. Karena selain dapat memperkuat, gigi akan terlihat lebih putih bersih. Mulai saat sekarang dijaga lagi ya giginya. (arf)

