Cegah Kecelakaan Mudik, Kemenkes Dirikan 7.000 Posko Kesehatan

0
5840f6d7-e670-47d5-86b6-6d425a131386

Kementerian Kesehatan dirikan 7000 posko kesehatan di berbagai titik sepanjang jalur mudik (Foto: Generated AI)

El John News, Jakarta-Kementerian Kesehatan menyiapkan ribuan posko kesehatan di berbagai jalur mudik untuk mendukung keselamatan masyarakat selama perjalanan Lebaran tahun ini. Langkah tersebut dilakukan guna memperluas akses layanan kesehatan bagi para pemudik sekaligus menekan risiko kecelakaan yang kerap terjadi saat arus mudik.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sekitar 7.000 posko kesehatan akan disiagakan di sejumlah titik strategis, baik di jalan tol maupun jalur arteri yang dilalui pemudik.

“Sekitar 7.000 posko kita siapkan, baik di jalan tol maupun di jalan biasa. Karena kalau kita lihat, penyebab kematian terbesar saat mudik biasanya karena kecelakaan

Selain menyediakan layanan medis dasar, posko kesehatan juga dimanfaatkan untuk melakukan pemeriksaan kondisi pengemudi. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan para pengendara berada dalam kondisi prima sebelum melanjutkan perjalanan jauh.

“Program ini sudah berjalan sejak dua tahun lalu. Para pengemudi kita cek kesehatannya supaya saat menyetir mereka benar-benar dalam kondisi fit dan bisa menghindari risiko kecelakaan,” kata Budi.

Ia menjelaskan, kecelakaan saat musim mudik tidak hanya disebabkan oleh faktor pengemudi, tetapi juga tingginya mobilitas kendaraan roda dua yang melintas di jalur non-tol.

“Nah penyebab kecelakaan yang besar lagi selain pengemudi adalah motor. Karena motor kan tidak lewat jalan tol,” ujarnya.

Untuk menjangkau pemudik di jalur arteri, khususnya di kawasan Pantai Utara Jawa, Kemenkes akan menempatkan sebagian posko kesehatan di area masjid yang berada di sepanjang jalur tersebut.

Menurut Budi, lokasi masjid dipilih karena menjadi tempat singgah yang paling sering digunakan pemudik untuk beristirahat maupun melaksanakan ibadah.

“Kita ingin menempatkan posko kesehatan di masjid-masjid sepanjang jalur Pantura. Daripada di puskesmas, karena orang biasanya lebih sering berhenti di masjid untuk salat atau beristirahat,” jelasnya.

Ia menambahkan, posko kesehatan tersebut tidak hanya menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga dapat dimanfaatkan pemudik sebagai tempat beristirahat sementara, termasuk saat berbuka puasa selama perjalanan.

“Di sana pemudik juga bisa istirahat, makan, bahkan berbuka puasa jika diperlukan,” kata Budi.

Melalui penyediaan posko kesehatan ini, pemerintah berharap perjalanan mudik Lebaran dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan minim risiko bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *