Cerita Miss Earth Indonesia 2019 Cinthia Kusuma Rani Saat Menjalankan Ibadah Puasa Jauh Dari Keluarga
Jauh dari keluarga bukan menjadi kendala bagi Miss Earth Indonesia 2019 Cinthia Kusuma Rani dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Rasa rindu dengan orangtua dan saudara kandung, dapat diobati oleh Wanita cantik kelahiran Ketapang Kalimantan Barat, 4 November 1997 ini, melalui video call.
“Aku sambil video call mama ku, karena sudah lama sendiri, terus di kosan aku juga sepi. Jadi lebih enak sambil video call sama keluarga terkadang sama teman juga, kadang video call di group juga,’’ kata Cinthia saat menjadi narasumber program Pesona Ramadan yang ditayangkan EL JOHN TV. Program ini dipandu oleh Laura (Putri Pariwisata Indonesia 2021) dan Eunike Suwandi (Putri Bumi Indonesia 2021)
Selain melakukan video call, Cinthia suka berkunjung ke rumah kakaknya yang juga tinggal di Jakarta untuk buka bersama. Tak hanya kakaknya, ternyata ada tantenya yang juga sudah lama menetap di Ibu Kota.Biasanya, kunjungan ke rumah kakak dan tantenya dilakukan Cinthia di saat libur akhir pekan.
“Misalnya hari libur atau weekend biasanya aku ke tempat saudara ku ke tempat abang ku. Abang aku kan ada di Jakarta juga, jadi kita merantau bareng terus atau ke tempat tanteku kalau misalnya weekend,” ujar wanita lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila ini.

Di hari kerja (Senin s/d Jumat), Cinthia selalu mengerjakan dengan sendiri hal-hal yang berkaitan dengan bulan Ramadan seperti menyiapkan buka puasa atau menu sahur. Biasanya, yang paling sering dilakukan Cinthia adalah menyiapkan menu sahur karena saat buka puasa, Cinthia masih disibukan dengan pekerjaan.
“Tapi lebih sering karena hari Senin sampai Jumat kerja, jadi lebih sering Senin sampai Jumat sahurnya sendiri,” ungkap Cinthia.
Putri Binaan Yayasan EL JOHN Indonesia ini, merupakan tipikal pekerja keras yang memiliki motto tidak akan pulang jika pekerjaan belum tuntas. Hal itu sudah menjadi suatu tanggungjawab Cinthia sebagai pekerja media yang tidak mengenal waktu untuk bertugas. Tak heran, jika waktunya selalu dihabiskan Cinthia untuk bekerja.
Di saat bulan Ramadan, Cinthia tidak pernah mengendurkan ritme pekerjaan, hanya saja Cinthia harus mempertebal rasa sabar, karena dinamika pekerjaan yang terkadang naik turun. Hal itu dilakukan Cinthia agar tidak membatalkan puasa, meski bukan di bulan Puasa, Cinthia juga selalu menerapkan rasa sabar dalam bekerja.
“Tantangannya menahan emosi betul karena kan kita dalam bekerja ketemu orang lain yang memiliki karakter masing-masing kadang-kadang ada ketidak cocokan. Jadi tantangannya pertama harus sabar ketika ada hal-hal seperti itu,” tutur Cinthia
“Terus yang kedua aku kan nge-host di outdoor, biasanya itu lagi panas-panasnya banget jam 12 siang terus nge-host nya di outdoor dan tantangannya adalah merasa haus, tenggorokan kering, karena ngomong terus seharian. Belum lagi shootingnya taping yang terjadi kesalahan kita harus mengulang, kita juga harus sabar menghadapi narasumbernya yang tidak biasa berbicara atau tidak terbiasa di depan kamera,” tambahnya.
Kendati jauh dari keluarga namun Cinthia merasa Ramadan tahun ini lebih bersemangat, lebih meriah dibandingkan Ramadan dua tahun lalu, yang sedang terjadi lonjakan kasus Covid-19. Cinthia berharap pandemi dapat berakhir agar Ramadan tahun depan lagi dapat mengembalikan keceriaan Ramadan sebelum pandemi.
“Kesannya bulan Ramadan tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya karena sudah lebih ramai kemudian juga sudah yang berjualan makanan buka puasa pun sekarang lebih ramai dibanding beberapa tahun sebelumnya karena pandemi, jadi suasananya lebih berbeda,” kata Cinthia
Pada program ini Cinthia berkesempatan untuk membagikan tips tetap produktif kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Tips tersebut antara lain memaksimalkan tidur di saat bulan Ramadan. Jika harus bangun sahur, maka tidur pun harus dimajukan agar bangun sahurnya tidak terlambat.
“Jadi di saat sahurnya itu menurut aku ya, harus istirahat yang cukup, tidur lebih awal dari biasanya karena kita harus bangun untuk sahur. Tidur itu sangat membantu karena kalau kurang tidur biasanya suka ngantuk. Jadi tidur yang cukup dan makannya yang ideal,” ujar Cinthia.
“Kemudian juga makan yang bergizi. Kebanyakan kita makan sahur itu yang penting bisa kenyang tapi tidak perhatikan gizinya. Jadi perbanyak minyak air putih juga saat berbuka dan sahur. Terus makan buah-buah biar bisa bantu kita lebih fit saat beraktivitas seharian,” sambung Cinthia.



