Cobek Raksasa di Festival Rujak Uleg 2019 Siap Pecahkan Rekor Muri
Tahun ini, Pemerintah Kota Surabaya kembali menggelar Festival Rujak Uleg pada Minggu (17/3/2019) mendatang. Ribuan orang dipastikan akan ikut festival yang dilangsung di Jalan Kembang Jepun ini.
Mereka nantinya akan bersama-sama mengulek rujak bersama. Hingga berita ini dimuat sudah ada 1600 peserta yang siap meramaikan festival ini. Banyaknya peserta yang berkontribusi juga akan diabadikan Pemkot Surabaya kedalam Rekor MURI.
Festival Rujak Uleg digelar rutin setiap tahunnya dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS). Tahun ini kota Surabaya berusia 726 tahun. Namun untuk tahun 2018, festival Rujak Uleg batal digelar, karena ada peristiwa ledakan bom di sejumlah gereja.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, tahun ini pemerintah setempat menyuguhkan konsep yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. “Selain jumlah peserta yang ikut lebih banyak, yakni sekitar 1.600 peserta yang wajib menggunakan kostum yang unik, juga menggunakan cobek berukuran 2,5 meter,” ujarnya.
Cobek raksasa seberat 1,5 ton itu disediakan Pemkot Surabaya untuk juga memecahkan rekor MURI cobek terbesar di Indonesia. Berbahan dasar batu, cobek ini nantinya akan diletakkan di tengah panggung utama Festival Rujak Uleg 2019. Cobek raksasa itu juga diharapkan mampu menampung 250 porsi rujak beserta 20 orang pengulek rujak.
Para peserta yang terbagi dalam beberapa kelompok ini akan diberi kebebasan dalam berpakaian. Mereka berasal dari 154 kelurahan, 35 kelompok Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 27 kelompok masyarakat umum , 24 kelompok tamu kehormatan, dan 28 kelompok dari hotel dan restoran.
Nantinya festival ini juga akan diramaikan oleh berbagai hiburan oleh seniman-seniman lokal Surabaya. Ada tarian Rujak Uleg dan beberapa band yang akan perform menampilkan lagu-lagu Surabaya.
