Coca-Cola Indonesia Investasi US$ 30 Juta Untuk Bangun Pabrik Baru

0
coca cola indoensia

Coca-Cola Indonesia meresmikan pabrik botol dengan teknologi Affordable Small Sparkling Package (ASSP) di Cikedokan, Jawa Barat dengan nilai investasi mencapai US$ 30 juta.

Public Affairs and Communications Director Coca-Cola Indonesia Triyono Prijosoesilo mengatakan teknologi ASSP merupakan teknologi baru dalam pembuatan botol.

Indonesia merupakan negara pertama di ASEAN yang memproduksi botol dengan teknologi ASSP, pengembangan teknologi ini bekerja sama dengan KHS Gmbh, Jerman.

Dengan teknologi ini, Coca-Cola bisa memproduksi botol plastik berkualitas tinggi yang lebih ringan dan bisa mengurangi penggunaan plastik hingga 40 persen.

“Dari semua lini bisnis Coca-Cola global, baru Indonesia dan India yang bisa memproduksi botol teknologi ASSP ini,” ujar dia kepada Investor Daily, di Jakarta, Selasa (13/6).

Visi pengemasan botol Coca-Cola terdiri dari dua bagian, Pertama, permintaan konsumen yang menginginkan kemasan mudah dibawa kemana mana dan dapat ditutup kembali, ringan dan tahan banting.

Kedua, berkelanjutan di mana kemasan yang digunakan hanya bahan plastik yang sudah sesuai standar.

“Kami secara aktif bekerja di seluruh sistem Coca-Cola untuk menciptakan kemasan yang berkualitas,” ujar dia.

Melalui pembuatan botol teknologi ASSP ini, Coca-Cola berkomitmen untuk menciptakan perubahan yang positif bagi dunia dan komunitas.

Coca-Cola pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1927 dan diproduksi secara lokal pada tahun 1932.

Sejak tahun 1960, berbagai produk dijual di Indonesia mulai dari Diet Coke, Coca-Cola Zero, Fanta dan Sprite.

Ia mengatakan Coca-Cola juga menjadi pemain utama untuk industri minuman ringan di Indonesia. (Sumber Suara Pembaruan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *