Country Manager Plastic Bank Indonesia Berharap Finalis PBI 2024 Bisa Kampanyekan Isu Sampah Plastik
Sampah plastik menjadi salah satu permasalahan serius di Indonesia bahkan dunia. Di Indonesia sendiri, menghasilkan sekitar 7,8 juta tons plastik setiap tahun.
Untuk itu, masyarakat baik perorangan maupun organisasi berbondong-bondong membantu mengurangi sampah plastik, salah satunya adalah Plastic Bank. Seperti diketahui, Plastic Bank adalah perusahaan sosial yang bertujuan untuk menciptakan dunia tanpa sampah plastik dan kemiskinan.
Country Manager Plastic Bank Indonesia Frederick Saman mengatakan, masyarakat perlu mengelola sampah plastik dimulai dari diri sendiri dengan cara memisahkan sampah plastik dengan jenis sampah lainnya, sehingga akan memudahkan kolektor atau mobil pick up mengambil sampah.

“Dengan sampah plastik yang sudah dipisahkan dari awal, jenis sampah itu bisa digunakan lagi, bisa didaur ulang lagi. Coba bayangkan seandainya semua sampah tercampur. Semua sampah organik, anorganik, karton, plastik, dan sebagainya. Itu tidak bisa didaur ulang lagi dan berakhir ke TPA. Itu akan beranak cucu sehingga terjadi masalah seperti TPA menggunung, bisa ada kebakaran seperti yang terjadi tahun lalu,” ucapnya saat memberikan pembekalan kepada finalis Putri Bumi Indonesia 2024 di Merlynn Park Hotel, Jakarta, Selasa (23/4/2024).
Frederick menjelaskan, saat ini semua TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sudah melebihi kapasitas, sehingga membuat sampah semakin menggunung. Untuk itu, Plastic Bank menjalin kemitraan dengan kolektor, sekolah, hingga rumah ibadah sebagai upaya mengurangi sampah plastik bersama-sama agar tidak berakhir ke TPA.


“Kami mencoba menanamkan mindset pengelolaan sampah yang baik dan benar dimulai dari rumah. Di situlah edukasi kami laksanakan melalui sekolah dan rumah ibadah karena setiap rumah tangga pasti punya anak sekolah dan setiap rumah tangga di Indonesia pasti ke rumah ibadah,” katanya.
Frederick mengungkapkan ada tiga langkah dalam pengolahan sampah plastik, pertama adalah reduce, di mana sebisa mungkin untuk mengurangi plastik. Kemudian, mengusahakan reuse atau menggunakan kembali barang seperti memakai tumblr. Lalu langkah ketiga adalah recycle atau mendaur ulang sampah plastik menjadi barang yang dapat bermanfaat.
Dengan mengisi pembekalan mengenai sampah plastik kepada finalis Putri Bumi Indonesia 2024, Frederick berharap mereka bisa menjadi jembatan atau duta untuk mengkampanyekan isu lingkungan kepada masyarakat lebih luas.

“Saya senang banget bisa bertemu dengan duta-duta yang akan memberikan pemahaman kepada masyarakat Indonesia maupun dunia mengenai sampah plastik bahwa betapa pentingnya kita mengelola sampah plastik,” ucapnya.
“Ini kayaknya tahun pertama kami untuk ikut di sini. Tentu sangat mendukung dan mengharapkan bisa banyak kolaborasi lainnya dengan Putri Bumi Indonesia atau event-event sejenis lainnya yang ada di bawah Yayasan El John Indonesia,” tambahnya.